Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

2 Korban Keracunan MBG di Pariaman Masih Dirawat di RSUP M. Djamil

Kota Padang
2 min read
2 Korban Keracunan MBG di Pariaman Masih Dirawat di RSUP M. Djamil
Kadis Kesehatan Pariaman, Rudi memeriksa salah satu korban keracunan MBG (Foto: Dok Rudy)
  • Dua siswa korban keracunan program Makan Bergizi Gratis di Pariaman masih dirawat di RSUP M Djamil Padang karena mual dan sakit perut berlanjut.
  • Keduanya sempat menjalani perawatan di PICU, kini berada di ruang rawat inap dengan kondisi membaik dan diperkirakan dapat pulang dalam satu atau dua hari.
  • Pemkot Pariaman menanggung seluruh biaya pengobatan, sementara hasil laboratorium BBPOM dan investigasi BGN untuk memastikan penyebab keracunan masih ditunggu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Padang, IDN Times - Sebanyak 2 orang korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pariaman sampai saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang. Kedua siswa yang mengalami keracunan tersebut masih terus mengalami mual meski telah mendapatkan penanganan di rumah sakit rujukan terakhir di Sumatra Barat tersebut.

"Kami melakukan rujukan itu karena keduanya terus mengalami sakit perut dan mual saat menjalani perawatan di RSUD M. Yamin," kata Wali Kota Pariaman, Yota Balad, Jumat (18/9/2026).

  1. 1. Sempat dirawat di PICU

    Tampak depan gedung RSUP M Djamil Padang dengan fasad bangunan rumah sakit dan area halaman di sekitarnya.
    RSUP M Djamil Padang (Foto: RSUP M Djamil)

    Yota mengatakan, kedua korban keracunan itu sempat dirawat di bagian PICU saat baru dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang beberapa hari yang lalu.

    "Tapi saat ini sudah berada di ruang rawat inap dan masih menjalani perawatan dari tim medis di RSUP M. Djamil Padang," katanya.

    Menurutnya, keadaan kedua korban tersebut saat ini sudah mulai membaik dan kemungkinan sudah bisa dipulangkan dalam satu atau dua hari ke depan.

    "Mudah-mudahan besok atau lusa sudah bisa pulang karena keadaannya sudah mulai membaik," lanjutnya.

  2. 2. Biaya ditanggung Pemkot

    Paket menu Makan Bergizi Gratis tersaji dalam wadah makan sebagai hidangan bagi siswa SDN 129 Palembang.
    Menu MBG di SDN 129 Palembang (IDN Times)

    Yota mengatakan, seluruh biaya pengobatan kedua korban yang dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang tersebut akan ditanggung oleh Pemkot Pariaman.

    "Seharusnya ini kan ditanggung oleh yayasan pemilik SPPG, tapi kami dari Pemkot akan menangani terlebih dahulu," katanya.

    Ia menegaskan bahwa pihak keluarga tidak akan mengeluarkan biaya apa pun selama kedua korban menjalani perawatan di RSUP M. Djamil Padang.

  3. 3. Masih tunggu hasil labor

    Kadis Kesehatan Pariaman, Rudi memeriksa salah satu korban keracunan MBG (Foto: Dok Rudy)
    Kadis Kesehatan Pariaman, Rudi memeriksa salah satu korban keracunan MBG (Foto: Dok Rudy)

    Sementara itu, hasil pengecekan laboratorium yang dilakukan oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) terhadap makanan yang diduga menyebabkan banyak siswa keracunan tersebut, sampai saat ini masih belum keluar.

    "Untuk hasil labor, kemungkinan akan keluar dalam beberapa hari ke depan dan kita juga masih menunggu hasil itu," katanya.

    Selain itu, pihaknya juga masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan penyebab keracunan tersebut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More