Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Suhu Sumsel Capai 35 Derajat Celsius, Hujan Berpotensi di 10 Wilayah

Kota Palembang
3 min read
Suhu Sumsel Capai 35 Derajat Celsius, Hujan Berpotensi di 10 Wilayah
ilustrasi terik mentari (unsplash.com/CHUTTERSNAP)
  • BMKG memprakirakan suhu Sumsel mencapai 35 derajat Celsius, dengan dataran rendah 24-35 derajat dan dataran tinggi 18-34 derajat Celsius.
  • Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi dari siang sampai dini hari di sejumlah wilayah, disertai risiko petir atau kilat serta angin kencang singkat.
  • BMKG mengingatkan potensi karhutla tinggi dan dampak kualitas udara memburuk; warga diminta menghindari pemicu api, menjaga kesehatan, serta memantau informasi cuaca resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas II Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang memprakirakan suhu udara di Sumatra Selatan (Sumsel) mencapai 35 derajat Celsius.

Di tengah suhu yang cukup tinggi, hujan dengan intensitas sedang hingga ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah mulai siang hingga dini hari. BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sangat mudah terjadi di Sumsel.

Berikut prakiraan cuaca Sumsel yang dirangkum IDN Times dari data BMKG, Jumat (18/9/2026):

  1. 1. Suhu udara hari ini

    Ilustrasi suhu udara panas. (Pixabay.com/geralt)
    Ilustrasi suhu udara panas. (Pixabay.com/geralt)

    Wilayah dataran rendah seperti Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan OKI diprakirakan memiliki suhu 24-35 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 43-94 persen.

    Sementara wilayah dataran tinggi yang meliputi Pagaralam, Empat Lawang, Lubuklinggau, Lahat dan OKU Selatan memiliki suhu 18-34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 45-96 persen.

    Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam.

  2. 2. Hujan berpotensi terjadi di 10 daerah

    Ilustrasi mencatat suhu udara pada buku catatan untuk memantau perubahan temperatur lingkungan sehari-hari.
    ilustrasi mencatat suhu udara (pixabay.com/mabelamber)

    Pada siang hingga sore hari, hujan sedang berpotensi turun di OKU Selatan. Sementara hujan ringan berpotensi terjadi di Muara Enim, Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Musi Rawas dan Lubuklinggau.

    Memasuki malam hari, hujan sedang berpotensi terjadi di OKU, Muara Enim dan Musi Banyuasin. Hujan ringan berpeluang turun di OKU Timur, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, PALI dan Ogan Ilir.

    Pada dini hari, hujan sedang berpotensi terjadi di OKU, OKU Timur, Muara Enim, PALI, Musi Banyuasin, Lahat dan Musi Rawas. Hujan ringan berpotensi turun di OKU Selatan, Lubuklinggau, Musi Rawas Utara dan Banyuasin.

    BMKG mengingatkan potensi hujan sedang yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang berdurasi singkat.

    Pada siang hingga sore hari, kewaspadaan ditujukan untuk wilayah OKU Selatan. Sementara pada malam hingga dini hari, kondisi tersebut berpotensi terjadi di OKU, OKU Timur, Muara Enim, PALI, Musi Banyuasin, Lahat dan Musi Rawas.

    Selain itu, BMKG mengingatkan potensi karhutla yang sangat mudah terjadi di wilayah Sumatra Selatan.

  3. 3. Ingatkan potensi karhutla

    Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
    Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Di tengah kondisi cuaca yang relatif cerah dan suhu udara yang cukup tinggi, BMKG mengeluarkan peringatan agar masyarakat mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sangat mudah terjadi di wilayah Sumsel.

    Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan lahan yang kering.

  4. 4. Masyarakat perlu menjaga kesehatan saat kualitas udara memburuk

    Karhutla yang melanda kawasan Kertapati Palembang
    Karhutla yang melanda kawasan Kertapati Palembang (ANTARAFOTO/NOVA WAHYUDI)

    Ancaman kekeringan dan perubahan kualitas udara berpotensi terjadi di tengah musim kemarau di Sumsel. Paparan udara dengan konsentrasi polutan tinggi dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan.

    Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar, serta memperbanyak konsumsi air putih. Kondisi kualitas udara juga sebaiknya dipantau secara berkala sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

    Jika muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya, masyarakat disarankan segera mengurangi paparan asap dan mencari pertolongan medis bila keluhan berlanjut.

  5. 5. Update cuaca dapat dilihat di medsos dan website BMKG

    Karhutla yang melanda kawasan Kertapati Palembang
    Karhutla yang melanda kawasan Kertapati Palembang (ANTARAFOTO/NOVA WAHYUDI)

    BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas, terutama bagi warga yang berada di wilayah berpotensi hujan ringan serta daerah yang mengalami penurunan jarak pandang akibat udara kabur.

    Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui website bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial resmi @infocuacasumsel.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More