Sumsel United Incar Poin di Kandang PSGC Ciamis

- Sumsel United akan menghadapi PSGC Ciamis pada 19 September dalam laga kedua Pegadaian Championship 2026/2027, dengan target meraih poin di kandang lawan.
- Pelatih M Nasuha membawa 21 pemain ke Pulau Jawa dan menyiapkan skuad terbaik, termasuk striker Nigeria Kenneth Ngwoke yang absen pada pekan pertama.
- Tim telah mengevaluasi kesalahan tim maupun individu setelah gagal menang melawan PSMS Medan, demi mengejar kemenangan perdana musim ini.
Palembang, IDN Times - Sumsel United dijadwalkan bertemu PSGC Ciamis pada 19 September pada pertandingan kedua Kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Tim berjuluk Laskar Juaro itu ditargetkan mampu mengincar poin di kandang lawan.
"Semua persiapan, baik taktik maupun strategi, sudah kita lakukan di Palembang. Tentu kami berharap dapat meraih hasil yang lebih baik lagi," ujar Pelatih Sumsel United M Nasuha, Kamis (17/9/2026).
1. Sumsel United mengaku berlaga away tak mudah

Sumsel United (Dok. Media Officer untuk IDN Times) Dia mengatakan, bersiap menghadapi Laskar Singcala, total 21 pemain dibawa ke Pulau Jawa. Meski Sumsel United mengincar poin penuh di kandang lawan, para pemain mengaku pertandingan di luar home base cukup memberatkan.
"Kita juga tahu bermain away tidaklah mudah, tuan rumah pasti memiliki tekad yang sama dan punya keuntungan karena bermain di depan publik sendiri,” kata dia.
2. Harap pemain bisa meraih kemenangan pertama

Laga Sumsel United vs PSMS Medan (Dok. Media Officer Sumsel United) Nasuha menyampaikan, pada laga nanti, Sumsel United menurunkan skuad terbaik. Tim termasuk striker asing Kenneth Ngwoke asal Nigeria yang sebelumnya belum dapat merumput bersama Arif Satria dkk. di laga pekan pertama.
“Tidak ada pemain yang mengalami cedera ataupun terkena sanksi. Kami berharap 21 pemain dapat bermain baik supaya bisa meraih kemenangan pertama musim ini,” jelasnya.
3. Sumsel United evaluasi tim sebelum berlaga di Ciamis

Laga Sumsel United vs PSMS Medan (Dok. Media Officer) Dia mengaku, sebelum bertandang ke rumah lawan, anak asuhnya sudah terlebih dahulu melewati proses evaluasi. Apalagi, mereka belum mampu meraih kemenangan saat berlaga di home base saat menjamu PSMS Medan.
"Semua tahu laga pertama (13 September) sangatlah sulit. Ada beberapa kesalahan, baik secara tim maupun individu, yang sudah kami analisis sekaligus evaluasi agar tidak terulang lagi nantinya," katanya.



















