Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BPKH Targetkan Pendaftar Haji Indonesia Meningkat 2 Kali Lipat

Kota Padang
2 min read
BPKH Targetkan Pendaftar Haji Indonesia Meningkat 2 Kali Lipat
Jemaah haji Sumbar turun dari pesawat (Foto: Kemenhaj Sumbar)
  • BPKH menargetkan jumlah pendaftar haji Indonesia meningkat dua kali lipat, dari posisi saat ini yang disebut baru mencapai 2 persen dari total masyarakat muslim.
  • Pemerintah berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umroh untuk mempersingkat waktu tunggu, termasuk mengupayakan tambahan kuota haji melalui komunikasi dengan Arab Saudi.
  • BPKH menggandeng Harika Fondation lewat program Dai Sejuta Mimbar untuk mengedukasi masyarakat soal haji dan mendorong pendaftaran, dengan pengembangan dai muda berbasis digital.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Padang, IDN Times - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mendorong jumlah pendaftar haji Indonesia agar meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Saat ini untuk pendaftar haji kita baru berada pada angka 2 persen dari total masyarakat muslim di Indonesia," kata Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Harry Alexander, di Padang, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, BPKH akan mendorong masyarakat Muslim Indonesia untuk mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji yang dilaksanakan setahun sekali itu.

  1. 1. Pastikan waktu tunggu akan lebih singkat

    Jemaah Haji embarkasi Padang menaiki pesawat untuk melakukan perjalanan Haji 2026 (Foto: Kemenhaj Sumbar)
    Jemaah Haji embarkasi Padang menaiki pesawat untuk melakukan perjalanan Haji 2026 (Foto: Kemenhaj Sumbar)

    Harry mengatakan, dengan dorongan yang diberikan tersebut, pemerintah akan memastikan waktu tunggu haji akan semakin singkat lagi ke depannya.

    "Memang saat ini waktu tunggu haji cukup lama. Tapi kita sudah berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk bisa mempersingkat waktu tunggu tersebut," katanya.

    Menurutnya, dalam koordinasi yang dilakukan tersebut, pihak Kemenhaj akan mengupayakan berbagai hal agar bisa mempersingkat waktu tunggu haji pada tahun-tahun berikutnya.

  2. 2. Kuota Haji akan ditambah

    Jemaah Haji embarkasi Padang menaiki pesawat untuk melakukan perjalanan Haji 2026 (Foto: Kemenhaj Sumbar)
    Jemaah Haji embarkasi Padang menaiki pesawat untuk melakukan perjalanan Haji 2026 (Foto: Kemenhaj Sumbar)

    Menurutnya, salah satu solusi yang ditawarkan oleh Kemenhaj adalah mengomunikasikan kepada pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota.

    "Kuota kita saat ini kan masih berada pada angka 200 ribuan. Nanti pemerintah akan berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk meminta tambahan kuota," lanjutnya.

    Selain itu, menurut Harry, pemerintah Arab Saudi saat ini juga sedang melakukan renovasi dan perluasan tempat pelaksanaan ibadah haji yang direncanakan selesai pada tahun 2030.

    "Kalau itu sudah selesai nantinya, tentu kuota kita di Indonesia juga akan bertambah. Saya kira masyarakat tidak perlu khawatir untuk itu," lanjutnya.

  3. 3. Laksanakan program Dai Sejuta Mimbar

    Soft Launcing program dai sejuta mimbar di Sumbar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
    Soft Launcing program dai sejuta mimbar di Sumbar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

    Untuk bisa menggenjot angka tersebut, Harry mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Harika Foundation melalui program Dai Sejuta Mimbar.

    "Dengan begitu, kita berharap para dai kita ini bisa memberikan pencerahan soal ibadah haji dan mengajak masyarakat Muslim Indonesia untuk mendaftar haji," katanya.

    Ia mengatakan, program tersebut akan menjadi sebuah langkah untuk menciptakan dai muda berbasis digital serta bisa mengajak masyarakat muslim untuk mendaftar haji.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More