Sumsel Bentuk Satuan Khusus Atasi Karhutla Mirip Manggala Agni

- Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru membentuk satuan khusus karhutla bergaya Manggala Agni untuk memperkuat operasi pemadaman api di wilayah tersebut.
- Tim akan beranggotakan personel gabungan, dibagi dalam kelompok berisi 15 orang, dengan nama tersendiri serta perlengkapan yang disesuaikan kebutuhan lapangan.
- BNPB dan Kementerian Kehutanan mendukung lewat bantuan APB serta alat kerja; kabupaten/kota, TNI, Polri, dan Brimob turut diarahkan membentuk regu.
Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru membentuk tim satuan khusus penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mirip Manggala Agni. Pembentukan tim itu dilakukan untuk memperkuat operasi pemadaman api di wilayah tersebut.
"Saya sudah diizinkan (Menhut dan Kepala BNPB) untuk membentuk satgas khusus juga seperti Manggala Agni yang sudah ada bukti kinerja dan konsistensinya," ujarnya, dikutip Kamis (17/9/2026).
1. Tim khusus akan diberikan bantuan alat pengaman dari kementerian kehutanan

MIND ID turunkan relawan untuk penanganan Karhutla (dok.MIND ID) Dia menyampaikan, satuan khusus akan dibentuk dengan melibatkan unsur gabungan di Pemprov Sumatra Selatan. Kinerja tim, katanya, akan memiliki pola kerja seperti Manggala Agni yang selama ini dinilai memiliki kinerja dan konsistensi dalam menangani karhutla.
"Satuan khusus ada nama tersendiri dan beranggotakan personel gabungan. Setiap kelompok terdiri atas 15 orang dan akan dilengkapi dengan APB (alat pelindung badan) serta peralatan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan," katanya.
2. Satuan khusus dibentuk per regu dengan tiap kelompok terdiri dari 15 orang

Kondisi Kota Palembang yang diselimuti kabut asap akibat Karhutla. (IDN Times Rangga Efrizal) Lebih lanjut, ia mengatakan, pembentukan satuan khusus telah mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kehutanan melalui bantuan APB serta perlengkapan kerja sesuai kebutuhan daerah.
“Berita baiknya, dari BNPB dan dari Menteri Kehutanan akan memberikan bantuan APB dan alat kelengkapan kerja sesuai dengan kebutuhan daerah. Jadi, per kelompok dibuat 15 orang," jelas dia.
3. Tim khusus dibentuk untuk menguatkan operasi pemadaman

ilustrasi karhutla (unsplash.com/Emma Renly) Pembentukan satuan khusus ini menjadi bagian dari penguatan operasi darat dalam menghadapi karhutla di Sumsel. Dirinya berharap, keberadaan tim khusus dapat meningkatkan kecepatan dan efektivitas pemadaman, terutama di wilayah yang membutuhkan tambahan personel.
“Setelah ini, kabupaten/kota, para Dandim, para Kapolres, di bawah arahan Pak Danrem, Pak Kapolda juga mengarahkan Brimob membentuk regu-regu itu dan kebutuhan peralatannya kami akan penuhi,” katanya.
















