Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kualitas Udara Sumsel Pagi Ini, 7 Wilayah Masuk Kategori Tidak Sehat

Kota Palembang
2 min read
Kualitas Udara Sumsel Pagi Ini, 7 Wilayah Masuk Kategori Tidak Sehat
Kondisi Kota Palembang yang diselimuti kabut asap akibat Karhutla. (IDN Times Rangga Efrizal)
  • Pada Jumat pagi, tujuh dari delapan wilayah Sumsel dengan data ISPU berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, dengan PM2,5 sebagai parameter paling menonjol.
  • Palembang mencatat PM2,5 tertinggi 299 dan PALI 238, membuat keduanya berstatus sangat tidak sehat; angka Palembang mendekati ambang kategori berbahaya, yakni 300.
  • Musi Rawas, Ogan Ilir, Lahat, Prabumulih, dan Musi Banyuasin berstatus tidak sehat, sedangkan Muara Enim kategori sedang dengan PM2,5 sebesar 67.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) berada dalam kondisi tidak sehat pada Jumat (18/9/2026) pagi. Berdasarkan laporan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pukul 05.00 WIB, tujuh dari delapan wilayah yang memiliki data berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Parameter yang paling menonjol adalah PM2,5, dengan konsentrasi tertinggi tercatat di Palembang mencapai 299. Berikut kondisi ISPU di sejumlah wilayah Sumsel pagi ini yang dirangkum IDN Times dari data Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel.

  1. 1. Palembang dan PALI masuk kategori sangat tidak sehat

    Kabut asap tebal menyelimuti Palembang, dengan Jembatan Ampera tampak samar di kejauhan pada Minggu, 23 Agustus 2026.
    Kabut asap menyelimuti Palembang, Minggu 23 Agustus 2026. Jembatan Ampera tampak samar dari kejauhan. (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Palembang menjadi wilayah dengan angka PM2,5 tertinggi, yakni mencapai 299. Sementara PM10 tercatat 217.

    Kondisi tersebut membuat kualitas udara Palembang berada dalam kategori sangat tidak sehat. Angka PM2,5 ini juga sudah mendekati ambang kategori berbahaya yang dimulai dari 300.

    Kondisi serupa terjadi di PALI. Konsentrasi PM2,5 di wilayah ini mencapai 238, sedangkan PM10 berada di angka 170. ISPU PALI juga masuk kategori sangat tidak sehat.

  2. 2. Lima wilayah berada dalam kategori tidak sehat

    Kabut asap menyelimuti kawasan Keramasan di akses menuju Tol Palembang-Indralaya, membuat jarak pandang di jalan berkurang.
    Kabut asap di kawasan Keramasan, akses menuju Tol Palembang-Indralaya. (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Selain Palembang dan PALI, terdapat lima wilayah yang masuk kategori tidak sehat. Musi Rawas mencatat PM2,5 sebesar 199, menjadi angka tertinggi berikutnya. Kemudian Ogan Ilir mencapai 180, Lahat 158, Prabumulih 144 dan Musi Banyuasin 142.

    Dengan demikian, kondisi udara tidak sehat tersebar di sejumlah wilayah Sumsel, tidak hanya di Palembang.

  3. 3. Muara Enim masih punya kualitas udara lebih baik

    Pemandangan Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut asap, dengan suasana langit kelabu dan pandangan tampak berkabut.
    Kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru (IDN Times/ Fanny Rizano)

    Di tengah kondisi udara yang kurang baik di sejumlah daerah, Muara Enim masih berada dalam kategori sedang. Angka PM2,5 di wilayah ini berada di level 67, jauh lebih rendah dibandingkan dengan Palembang yang mencapai 299 dan PALI sebesar 238.

    Artinya, kualitas udara di Muara Enim pada Jumat pagi masih relatif lebih baik dibandingkan dengan wilayah lain yang terpantau. Meski begitu, statusnya belum masuk kategori baik.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More