Cara Merawat Motor saat Kemarau, Filter Udara Rawan Kotor

- Musim kemarau di Palembang meningkatkan risiko filter udara motor cepat kotor, sehingga pemeriksaan berkala diperlukan untuk menjaga performa mesin tetap stabil.
- Filter udara menyaring debu sebelum udara masuk ruang bakar; sumbatan kotoran dapat menghambat aliran udara dan membuat campuran udara-bahan bakar tidak ideal.
- Debu dari jalan kering, proyek konstruksi, area berpasir, lalu lintas ramai, serta jalur kendaraan besar mempercepat penumpukan kotoran pada filter udara motor.
Palembang, IDN Times - Musim kemarau masih berlangsung di sebagian wilayah Tanah Air, termasuk Kota Palembang. Ketika cuaca panas, perawatan kendaraan pun butuh pemeriksaan ekstra, terutama pengecekan filter udara berkala. Sebab saat kemarau, filter udara rawan kotor.
"Perawatan berkala penting dilakukan untuk semua kendaraan, baik mobil maupun motor, dan pemeriksaan perlu dilakukan oleh teknisi terlatih. Untuk motor, kemarau bisa memengaruhi filter udara yang kotor. Kalau kotor, performa mesin tidak stabil," ujar Technical Service Manager Astra Motor Sumsel, Dicky Maulana, Rabu (16/9/2026).
1. Lakukan servis berkala untuk jaga performa motor

kiprok atau regulator rectifier pada motor (crossfiremotorcycles.com) Dicky menambahkan, perawatan berkala sebaiknya dilakukan di bengkel resmi. Tujuannya agar performa sepeda motor tetap terjaga serta pemeriksaan kendaraan dipastikan aman karena menggunakan suku cadang dan produk perawatan yang sesuai.
“Servis berkala merupakan bagian penting dalam menjaga kondisi sepeda motor agar tetap nyaman dan optimal digunakan. Karena itu, kami mengimbau konsumen untuk tidak menunda jadwal servis dan memanfaatkan program ini selama periodenya masih berlangsung,” katanya.
2. Bersihkan filter udara agar tidak menghambat ruang bakar pada mesin

ilustrasi pengendara motor membuka penutup headlamp (pexels.com/Antoni Shkraba) Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa salah satu komponen yang perlu diperhatikan ketika musim kemarau adalah filter udara. Sebab, filter udara memiliki peran fundamental dalam sistem pembakaran mesin.
"Komponen ini bertugas menyaring partikel debu dan kotoran sebelum udara memasuki ruang bakar," jelas dia.
Selama musim kemarau, katanya, volume partikel debu di jalanan meningkat secara drastis dan menyebabkan filter udara bekerja lebih ekstra karena filter menjadi kotor dalam waktu lebih singkat.
“Tanpa filter udara yang bersih, aliran udara ke ruang bakar akan terhambat. Hal ini akan mengakibatkan campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak ideal," katanya.
3. Penumpukan debu pada filter udara berisiko terhadap kemampuan mesin

ilustrasi motor dengan headlamp atau lampu depan yang menyala (pexels.com/cottonbro studio) Secara umum, sejumlah kondisi yang membuat filter udara lebih cepat kotor saat musim kemarau disebabkan oleh permukaan jalan yang kering dan memudahkan debu beterbangan hingga terhisap ke area intake udara motor.
Kemudian faktor aktivitas harian seperti saat jalan ramai, adanya lokasi proyek konstruksi, pinggir jalan yang berpasir hingga melewati jalur yang sering dilalui kendaraan besar.
"Risikonya lebih tinggi dan menyebabkan penumpukan debu pada filter udara. Filter inilah yang perlu dirawat dan dibersihkan supaya motor tidak sering terpapar debu dan tidak berdampak pada mesin," jelas dia.




















