Remaja 15 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Sumatra Barat

- Latifa Syafira, remaja 15 tahun asal Sumbar, menjadi jemaah haji termuda yang berangkat ke Makkah bersama 390 calon haji lainnya pada kloter pertama.
- Lala menunaikan ibadah haji untuk menggantikan sang ayah yang wafat pada 2021 dan telah mempersiapkan diri sejak ditunjuk oleh keluarga besarnya.
- Ia berangkat bersama ibunya, mendapat izin dari sekolah homeschooling untuk libur selama pelaksanaan haji, serta berharap perjalanannya memberi inspirasi bagi generasi muda.
Padang, IDN Times - Latifa Syafira (15) mulai bergabung dengan Jemaah Calon Haji (JCH) yang akan berangkat menuju Tanah Suci Makkah, pada Kamis (23/4/2026). Remaja belia itu ikut menunaikan ibadah haji bersama 390 JCH lainnya yang akan berangkat pada kloter pertama Sumatra Barat.
"Alhamdulillah Lala bisa berangkat hari ini. Keberangkatan ini sudah ditunda selama 2 tahun," katanya saat diwawancarai saat berada di Asrama Haji Padang.
1. Berangkat untuk menggantikan sang ayah

Remaja yang akrab disapa Lala tersebut mengatakan bahwa dirinya berangkat menunaikan ibadah haji untuk menggantikan sang ayah yang meninggal dunia.
"Papa meninggal dunia pada tahun 2021 lalu dan Lala diminta untuk menggantikan. Seharusnya Lala berangkat tahun 2023 dan tertunda selama 2 tahun," katanya.
Ia sudah mempersiapkan diri untuk keberangkatan setelah ia ditunjuk oleh keluarga besarnya untuk menggantikan sang ayah.
"Awalnya memang bingung karena kakak-kakak Lala gak ada yang bisa untuk menggantikan, tapi sekarang sudah siap," katanya.
2. Berangkat bersama ibu

Ia berharap keberangkatannya ini bisa memotivasi anak muda lainnya untuk mempersiapkan diri berangkat ke tanah suci nantinya. Lala berangkat menuju Tanah Suci, pada Jumat (24/4/2026) dini hari, bersama sang ibu dan 389 orang JCH lainnya yang juga sudah berkumpul di Asrama Haji Padang.
"Lala berangkatnya berdua saja sama mama dan kami sudah mempersiapkan keberangkatan ini juga sebelumnya," katanya.
3. Libur sekolah

Dengan jadwal keberangkatannya ke Tanah Suci, Lala harus libur dari sekolahnya hingga proses pelaksanaan ibadah hajinya selesai nantinya.
"Alhamdulillah dapat kelonggaran dari gurunya. Lala sekolahnya juga home schooling jadi lebih mudah mendapatkan izinnya," katanya.
Ia berharap, dengan keberangkatannya ke Tanah Suci pada musim haji 2026 ini akan menjadikannya sebagai insan yang lebih baik lagi ke depannya.
















