Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Masalah Utang, Petani di OKU Selatan Tewas Dibunuh Pelajar SMA

Masalah Utang, Petani di OKU Selatan Tewas Dibunuh Pelajar SMA
Ilustrasi penusukan. (IDN Times/Mia Amalia)
Intinya Sih
5W1H
  • Seorang petani muda di OKU Selatan tewas ditusuk rekan kerjanya sendiri akibat perselisihan utang saat memanen kopi di Desa Perupus, Kecamatan Buay Runjung.
  • Pelaku berusia 16 tahun menyerang korban dari belakang menggunakan pisau hingga korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
  • Setelah dilakukan pendekatan persuasif kepada keluarga, pelaku akhirnya menyerahkan diri dan kini diproses hukum sesuai sistem peradilan pidana anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ogan Komering Ulu Selatan, IDN Times - ‎Seorang petani muda berinisial HS (20), warga Desa Kagelang, Kecamatan Buay Runjung, Kabupaten OKU Selatan tewas setelah menjadi korban penusukan oleh rekan kerjanya sendiri karena ribut persoalan utang.

Konflik sesama petani yang berujung maut itu terjadi di kawasan perkebunan kopi Desa Perupus, Kecamatan Buay Runjung, pada Rabu (22/4/2026). Pelaku diketahui berinisial DC (16) masih berstatus pelajar SMA dan langsung kabur setelah kejadian.

1. Pelaku menyerahkan diri ke polisi beberapa jam setelah kejadian

ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Nathan Manaloe)
ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Nathan Manaloe)

Kasat Reskrim OKU Selatan, AKP Aston L. Sinaga, mengatakan pelaku memilih menyerahkan diri ke pihak kepolisian di Polsek Buay Runjung bersama Unit Pidum Satreskrim Polres OKU Selatan, beberapa jam setelah kejadian.

"Peristiwa tragis tersebut bermula saat korban, pelaku, dan seorang saksi pergi ke kebun untuk memanen kopi. Di lokasi, sempat terjadi perselisihan terkait utang dari hasil upah panen sebelumnya," ujarnya.

2. Korban diserang dari belakang saat sedang bekerja

Ilustrasi penusukan (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi penusukan (IDN Times/Arief Rahmat)

Pertengkaran kian sengit dan sempat diredam, namun kembali memanas saat mereka melanjutkan aktivitas. Sekitar pukul 11.00 WIB, saat korban tengah bekerja dalam posisi menunduk, pelaku secara tiba-tiba melakukan serangan dari belakang. Senjata tajam yang dibawanya diarahkan ke bagian punggung kiri korban sebelum pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

"Meski mengalami luka serius, korban masih sempat meminta bantuan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Buay Runjung, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Muaradua. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," jelasnya.

3. Polisi melakukan pendekatan persuasif ke pihak keluarga untuk rmeingkus pelaku

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

Menindaklanjuti laporan warga, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan. Pendekatan persuasif yang dilakukan terhadap keluarga pelaku akhirnya membuahkan hasil. Pelaku menyerahkan diri sekitar pukul 14.30 WIB.

"Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau jenis badik sepanjang 29 sentimeter yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan, serta pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian," kata Aston.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal pembunuhan subsider penganiayaan yang menyebabkan kematian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP. Mengingat pelaku masih di bawah umur, proses hukum akan mengacu pada sistem peradilan pidana anak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More