- Nama: Azza Habibi Mukadina
- Tempat, tanggal lahir: Muara Kelingi, 14 Oktober 2010
- Orang tua: Irwansyah dan Lili Zahara
- Anak: Ketiga dari tiga bersaudara
- Sekolah: SMA Negeri 1 Muara Kelingi
- Cita-cita: Masuk Akademi Kepolisian (Akpol)
- Hobi: Lari (running)
Sosok Azza Habibi, Paskibraka asal Musi Rawas yang Bercita-cita Masuk Akpol

- Azza Habibi Mukadina menjalani dua pekan pemusatan latihan Paskibraka di Palembang, menghadapi rindu kepada orang tua dan kelelahan dari latihan rutin.
- Siswa SMA Negeri 1 Muara Kelingi ini sempat ragu saat seleksi tingkat kabupaten, tetapi bangkit berkat doa, keyakinan diri, dan dukungan keluarga.
- Azza menargetkan pengibaran Merah Putih pada 17 Agustus 2026 sekaligus membentuk disiplin dan mental untuk mengejar cita-cita masuk Akpol.
Palembang, IDN Times - Dua pekan menjalani pemusatan latihan Paskibraka di Palembang menjadi pengalaman yang tidak mudah bagi Azza Habibi Mukadina. Di tengah padatnya latihan, siswa asal Muara Kelingi, Musi Rawas, itu harus menahan rindu karena untuk sementara waktu jauh dari orang tua.
Rasa lelah juga menjadi bagian dari kesehariannya. Hampir setiap hari, Azza bersama anggota Paskibraka lainnya menjalani latihan baris-berbaris hingga pengibaran dan penurunan bendera.
Namun, bagi Azza, rasa lelah dan rindu tersebut menjadi bagian dari proses untuk menguji dirinya.
"Dukanya jauh dari orang tua, kangen orang tua, dan juga kadang merasa capek menjalani latihan dan terus berjuang menjadi pribadi lebih baik," kata Azza.
1. Sempat ragu dengan diri sendiri

Anggota Paskibraka Provinsi Sumsel asal Musi Rawas (IDN Times/Rangga Erfizal) Azza sebelumnya juga sempat meragukan kemampuan dirinya ketika mengikuti seleksi Paskibraka di Musi Rawas. Ia harus bersaing dengan lebih dari 50 peserta untuk memperebutkan kesempatan mewakili kabupaten di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Dari proses tersebut, hanya tiga orang yang terpilih untuk melanjutkan seleksi dan pembinaan di tingkat provinsi. Keraguan yang sempat muncul akhirnya coba dilawannya dengan keyakinan dan dukungan keluarga.
"Saya waktu pertama seleksi kayak ragu sama diri sendiri. Tapi saya memilih berdoa dan mendapat dukungan orang tua. Saya yakin dengan diri sendiri dan yakin bisa mewujudkan itu," ujarnya.
2. Bercita-cita jadi polisi

Kelompok Paskibraka Provinsi Sumsel dalam persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (IDN Times/Rangga Erfizal) Selama berada di Palembang, Azza tidak hanya ditempa melalui latihan fisik. Ia juga bertemu dengan 17 anggota Paskibraka lainnya yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Pertemuan dengan teman-teman dari daerah berbeda menjadi pengalaman tersendiri bagi siswa SMA Negeri 1 Muara Kelingi tersebut. Dari proses itu, ia mendapatkan relasi sekaligus belajar bekerja dalam satu tim.
Di balik latihan yang melelahkan, Azza menyimpan cita-cita yang lebih jauh. Sejak kecil, ia ingin menjadi polisi dan melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian atau Akpol.
3. Ingin kibarkan bendera

Kelompok Paskibraka Provinsi Sumsel dalam persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (IDN Times/Rangga Erfizal) Pengalaman menjadi Paskibraka dinilainya dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk membentuk kedisiplinan dan mental sebelum mengejar cita-cita tersebut.
Kini, seluruh latihan yang telah dijalani akan memasuki tahap pembuktian pada 17 Agustus 2026.
Bagi Azza, mengibarkan Merah Putih bukan hanya tentang menyelesaikan tugas sebagai anggota Paskibraka. Ada keinginan untuk memberikan kebanggaan kepada orang tua yang selama ini menjadi sumber dukungannya.
"Harapan saya di hari Kemerdekaan ini, saya ingin menjadi pribadi lebih baik lagi. Saya ingin mengibarkan bendera Merah Putih dan membuat bangga orang tua," tuturnya.
4. Percaya dengan diri sendiri

Kelompok Paskibraka Provinsi Sumsel dalam persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (IDN Times/Rangga Erfizal) Bagi remaja kelahiran Muara Kelingi, 14 Oktober 2010 itu, dua pekan meninggalkan rumah, menjalani latihan, dan melawan rasa ragu menjadi pengalaman yang akan dibawanya pulang.
Sebab, sebelum mengejar mimpinya menjadi seorang taruna Akpol, Azza sedang belajar satu hal penting: percaya kepada kemampuan diri sendiri.
Profil Azza Habibi Mukadina

















