- Nama: Zafirah Salsabilla
- Tempat, tanggal lahir: Palembang, 10 Juni 2010
- Asal sekolah: SMA Negeri 1 Talang Kelapa
- Anak ke: 2 dari 3 bersaudara
- Ayah: Afriansyah
- Ibu: Novrika Darmayanti
- Cita-cita: Masuk Akademi Kepolisian (Akpol) dan menjadi polisi
- Hobi: Berenang
- Prestasi: Anggota Paskibraka Provinsi Sumatera Selatan 2026
Kisah Zafirah Jadi Paskibraka Sumsel, Dulu Kagum Lihat Pengibaran di TV

- Zafirah Salsabilla, siswi SMA Negeri 1 Talang Kelapa Banyuasin, terpilih menjadi anggota Paskibraka Provinsi Sumatra Selatan 2026 setelah mewujudkan cita-cita sejak kecil.
- Ia menghadapi gugup dan kekhawatiran selama seleksi, lalu menjalani pembinaan di Palembang bersama peserta lintas daerah yang memperkaya pengalaman kerja tim.
- Didukung orang tua yang pernah menjadi paskibra, Zafirah memanfaatkan pengalaman ini untuk melatih disiplin menuju cita-cita masuk Akpol dan menjadi polisi.
Palembang, IDN Times - Setiap kali perayaan Hari Kemerdekaan tiba, ada satu pemandangan yang selalu menarik perhatian Zafirah Salsabilla. Dari layar televisi, ia menyaksikan para anggota Paskibraka berdiri tegap dalam upacara pengibaran bendera di Istana Negara.
Bagi Zafirah, sosok-sosok berseragam putih itu terlihat keren. Kekaguman tersebut kemudian tumbuh menjadi keinginan untuk merasakan pengalaman yang sama.
Kini, keinginan yang dulu hanya menjadi cita-cita masa kecil itu benar-benar terwujud. Siswi SMA Negeri 1 Talang Kelapa, Banyuasin tersebut terpilih menjadi bagian dari Paskibraka Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) 2026.
"Saya sangat bangga karena menjadi salah satu yang terpilih dari kabupaten untuk menjadi bagian dari Paskibraka Provinsi tahun 2026. Menjadi bagian dari Paskibraka sangat menyenangkan dan banyak memberikan pengalaman bagi saya," ungkap Zafirah kepada IDN Times, Jumat (14/8/2026).
1. Rasa gugup muncul selama proses seleksi

Anggota Paskibraka Provinsi Sumsel, Zafirah asal Banyuasin (IDN Times/Rangga Erfizal) Perjalanan menuju titik tersebut tidak mudah. Saat mengikuti seleksi, rasa gugup terus menghampirinya. Apalagi, tahapan yang harus dilalui cukup banyak dan ia bertemu dengan peserta lain yang menurutnya sama-sama memiliki kemampuan.
Ada kekhawatiran akan tidak lolos yang sempat muncul dalam pikirannya. Namun, rasa takut itu justru membuatnya berusaha lebih keras hingga akhirnya nama Zafirah masuk sebagai salah satu anggota Paskibraka Sumsel.
Setelah terpilih, pengalaman baru pun dimulai. Selama menjalani pembinaan di Palembang, Zafirah bertemu dengan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel.
Perbedaan daerah membuat mereka memiliki bahasa dan kebiasaan yang beragam. Namun, perbedaan itu justru menjadi pengalaman tersendiri bagi Zafirah karena bisa mengenal lebih banyak teman sekaligus belajar bekerja dalam satu tim.
2. Suka duka jadi anggota paskibraka

Kelompok Paskibraka Provinsi Sumsel dalam persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (IDN Times/Rangga Erfizal) Di balik rasa senang tersebut, ada pula rasa rindu kepada keluarga. Jauh dari rumah selama menjalani rangkaian pembinaan membuat Zafirah sesekali merasakan lelah dan kangen kepada orang tuanya.
Namun, ia memilih tetap bertahan. Baginya, rasa lelah selama menjalani latihan sepadan dengan kesempatan untuk mewujudkan cita-cita yang sudah ia simpan sejak kecil.
"Sudah pasti senang karena bisa bertemu teman-teman dari kabupaten dan kota lain di Sumsel. Dukanya pasti kangen orang tua dan lelah, tetapi tetap semangat karena ini cita-cita saya dari kecil," ujarnya.
3. Ikuti jejak orang tua

Kelompok Paskibraka Provinsi Sumsel dalam persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (IDN Times/Rangga Erfizal) Semangat Zafirah juga tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya, Afriansyah dan Novrika Darmayanti. Dukungan tersebut terasa semakin berarti karena orang tuanya juga pernah menjadi bagian dari Paskibraka.
Pengalaman kedua orang tuanya membuat Zafirah mendapat dorongan untuk mengikuti proses seleksi hingga akhirnya terpilih di tingkat provinsi.
"Dulu orang tua saya juga anggota Paskibra," jelasnya.
Bagi Zafirah, menjadi Paskibraka bukan sekadar kesempatan untuk tampil dalam upacara kemerdekaan. Pengalaman tersebut juga menjadi ruang untuk menempa dirinya sebelum mengejar cita-cita yang lebih besar.
Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan menjadi polisi. Karena itu, berbagai proses yang dijalaninya sebagai Paskibraka ingin dimanfaatkan untuk membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab.
"Masuk Paskibraka ini juga tempat saya menempa diri untuk lebih disiplin," katanya.
4. Harapan anggota Paskibra di saat Indonesia merdeka

Kelompok Paskibraka Provinsi Sumsel dalam persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (IDN Times/Rangga Erfizal) Kini, pengalaman yang dulu hanya ia lihat dari layar televisi perlahan menjadi bagian dari hidupnya sendiri. Dari seorang anak yang kagum melihat barisan Paskibraka saat upacara 17 Agustus, Zafirah akhirnya mendapat kesempatan berdiri di dalam barisan tersebut.
Sebagai salah satu anggota Paskibraka Sumsel 2026, ia membawa harapan sederhana. Ia ingin semangat kebersamaan yang dirasakannya bersama peserta dari berbagai daerah juga menjadi gambaran Indonesia ke depan.
"Harapan saya, Indonesia semakin kompak dan kerja samanya semakin dipererat," ujarnya.
Profil Zafirah Salsabilla
















