Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Udara Sumsel Memburuk Pagi Ini, 3 Wilayah Masuk Zona Hitam Berbahaya

Kota Palembang
2 min read
Udara Sumsel Memburuk Pagi Ini, 3 Wilayah Masuk Zona Hitam Berbahaya
Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Kualitas udara Sumatra Selatan memburuk pada Jumat pagi, dengan Palembang, Ogan Ilir, dan PALI masuk kategori berbahaya berdasarkan laporan ISPU DLHP Sumsel.

  • Palembang mencatat ISPU tertinggi 442, dengan PM2,5 sebesar 442 dan PM10 mencapai 796, menunjukkan tingkat polusi udara yang sangat tinggi.

  • Prabumulih, Lahat, dan Banyuasin berstatus sangat tidak sehat; Musi Banyuasin serta Musi Rawas tidak sehat, sementara Muara Enim berkategori baik dengan ISPU 6.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) memburuk. Tiga daerah bahkan masuk kategori berbahaya, sementara empat wilayah lainnya berada pada level tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Berdasarkan laporan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) DLHP Sumsel, Jumat (2/10/2026) pukul 06.00 WIB, Palembang mencatat angka tertinggi dengan ISPU 442. Berikut kondisi ISPU di Sumsel yang dirangkum oleh IDN Times.

  1. 1. Palembang masuk kategori berbahaya

    Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan
    Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Kondisi udara Palembang menjadi perhatian karena ISPU mencapai 442, masuk kategori berbahaya. Angka PM2,5 tercatat 442, sedangkan PM10 mencapai 796. Angka tersebut menunjukkan tingginya polusi udara yang terpantau di wilayah Palembang pada Jumat pagi.

    Kategori berbahaya merupakan level tertinggi dalam tabel ISPU tersebut.

  2. 2. Ogan Ilir dan PALI juga berbahaya

    Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan
    Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Bukan hanya Palembang, Ogan Ilir dan PALI juga masuk kategori berbahaya. Ogan Ilir mencatat ISPU 332, dengan PM2,5 mencapai 332 dan PM10 202.

    Sementara PALI berada di angka 363, dengan PM2,5 363 dan PM10 362. Dengan demikian, ada tiga wilayah yang sudah masuk kategori berbahaya, yakni Palembang, Ogan Ilir dan PALI.

  3. 3. Empat wilayah lainnya sangat tidak sehat hingga tidak sehat

    Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan
    Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Kondisi udara juga masih buruk di sejumlah daerah lainnya. Prabumulih mencatat ISPU 240, Lahat 206, dan Banyuasin 213. Ketiganya masuk kategori sangat tidak sehat.

    Sementara Musi Banyuasin berada di angka 156 dan Musi Rawas 168, keduanya masuk kategori tidak sehat. Artinya, selain tiga daerah yang sudah berbahaya, ada tiga wilayah yang sangat tidak sehat dan dua wilayah yang tidak sehat.

  4. 4. Muara Enim justru masuk kategori baik

    Kondisi kabut asap menyelimuti perairan Sungai Musi kota Palembang, Rabu 12 Agustus 2026.
    Kondisi kabut asap menyelimuti perairan Sungai Musi kota Palembang, Rabu 12 Agustus 2026. ANTARAFOTO/NOVA WAHYUDI

    Di tengah buruknya kualitas udara di sebagian besar wilayah, Muara Enim menjadi daerah dengan kondisi udara paling baik dalam laporan tersebut. ISPU Muara Enim berada di angka 6, sehingga masuk kategori baik

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More