Wali Kota Palembang Ratu Dewa Dorong Polisi Tangkap Pelaku Karhutla

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mendorong polisi segera menangkap dan memproses pelaku yang diduga sengaja membakar hutan serta lahan di wilayah sekitar.
Sematang Borang, Kertapati, dan Alang-Alang Lebar menjadi tiga kawasan perhatian karhutla, dengan dugaan pembakaran rutin terutama terjadi di Sematang Borang dan Sako.
Pemkot bersama aparat memantau titik rawan, menyiagakan 30 armada termasuk dua hingga tiga unit di Sematang Borang, serta meminta PDAM siap memasok air.
Palembang, IDN Times - Wali Kota Palembang Ratu Dewa berjanji mendorong aparat polisi agar sejumlah pelaku yang diduga melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitar ditangkap segera oleh polisi.
"Laporan yang sudah diterima, orang yang ada unsur kesengajaan membakar ini ditangkap dan diproses oleh pihak Polrestabes Palembang," ujarnya, Kamis (1/9/2026).
1. Sematang Borang masih jadi perhatian

ilustrasi karhutla (pixabay.com/Ylvers) Diketahui, sejumlah pelaku diduga sengaja membakar lahan, terutama di kawasan rawan Sematang Borang dan Sako. Sejauh ini, kata Dewa, para pelaku terindikasi melakukan pembakaran rutin sengaja dan setelah diamankan akan menjalani proses hukum.
Menurut Dewa, kawasan Sematang Borang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam penanganan karhutla. Selain Sematang Borang, wilayah Kertapati dan Alang-Alang Lebar juga masuk dalam tiga kawasan yang menjadi perhatian terkait kondisi kebakaran lahan.
2. Palembang masih terkendala suplai air

Foto udara kebakaran hutan dan lahan (karhutla)-ANTARA FOTO/Angga Palguna/tom Dewa menegaskan, pemerintah kota bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik rawan karhutla. Dirinya mengatakan, kondisi lahan di Palembang yang didominasi lahan mineral membuat proses pemadaman relatif lebih cepat. Dalam kondisi tertentu, api dapat ditangani dalam waktu sekitar empat hingga enam jam.
"Namun, ada kendala apabila lokasi kebakaran sulit dijangkau oleh peralatan pemadam dan kita kesulitan mendapatkan suplai air. Makanya kita minta PDAM selalu standby," kata dia.
3. Siagakan 30 armada damkar

ilustrasi karhutla (unsplash.com/Emma Renly) Dewa juga meminta armada pemadam kebakaran disiagakan di wilayah yang dinilai rawan karhutla, khususnya Sematang Borang.
"Kalau ada keterlambatan, Damkar untuk stay di titik lokasi yang rawan karhutla seperti Sematang Borang, maka saya minta dua sampai tiga armada stay di sana, termasuk 30 armada yang kita kerahkan," jelasnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
![[WANSUS] Wali Kota Palembang Bicara Karhutla, Kabut Asap, dan PJJ](https://image.idntimes.com/post/20260928/screenshot_20260928_125218_89a35f7a-2920-479d-ae54-ddfb7fe11040_watermarked_idntimes-3.jpg)




















