Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tangis Kerabat Sambut Peti Jenazah Aman, Korban KM Virgo Asal Belitang

Kab. Ogan Komering Ulu Timur
3 min read
Tangis Kerabat Sambut Peti Jenazah Aman, Korban KM Virgo Asal Belitang
Isak tangis keluarga korban Arman saat jenazah tiba di rumah duka. (Instagram: @belitang_info)

  • Jasad Aman Rahmandana, 19 tahun, korban KM Virgo Transport 8 asal Belitang, OKU Timur, berhasil diidentifikasi tim DVI Polda Kalsel pada 29 September 2026.
  • Jenazah Aman dipulangkan melalui jalur udara ke Palembang lalu kampung halamannya; keluarga dan warga mengantar pemakaman, sementara ahli waris menerima santunan Jasa Raharja.
  • KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan tenggelam di Laut Jawa; hingga 30 September, 186 korban ditemukan, termasuk 108 selamat, 78 meninggal, serta 57 masih dicari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ogan Komering Ulu Timur, IDN Times -‎ Jasad Aman Rahmandana (19), pemuda asal Oku Timur, Sumsel yang menjadi salah satu korban kecelakaan kapal motor (KM) Virgo Transport 8 akhirnya selesai diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Selasa (29/9/2026).

Korban diketahui berasal dari BK 12 Dusun Pasir Putih, Desa Suka Negara, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur. Pemulangan jenazah almarhum menggunakan jalur udara pada Rabu (30/9/2026) pagi dari Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin transit ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Kemudian langsung menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan tiba di kampung halaman pada sore hari.

  1. 1. Almarhum sejak kecil hidup sebagai anak yatim dan dirawat oleh kakek neneknya

    Keluarga korban Arman menangis di rumah duka saat jenazah tiba, dalam suasana haru dan penuh kesedihan.
    Isak tangis keluarga korban Arman saat jenazah tiba di rumah duka. (Instagram: @belitang_info)

    Tangis keluarga pecah saat menyambut kedatangan peti jenazah almarhum di rumah duka. Menurut keterangan kerabat, almarhum sejak kecil hidup sebagai anak yatim dan dirawat oleh kakek-neneknya hingga remaja.

    "Sejak remaja, almarhum sudah terbiasa merantau untuk bekerja karena kondisi ekonomi keluarga yang dibilang menengah ke bawah. Terlebih yang ibu hanya sebagai ibu rumah tangga," ujar kerabat almarhum.

    Karena ingin mengubah nasib, almarhum nekat merantau sampai ke luar Sumatra seperti bekerja di Bali dan Jakarta. Hingga pada akhirnya, almarhum kembali ingin merantau ke Banjarmasin. Bahkan sebelum berangkat ke Banjarmasin, pemuda tersebut sempat menjual sepeda motor yang ia miliki untuk biaya tambahan untuk berangkat merantau ke Pulau Kalimantan.

  2. 2. Arman beserta beberapa penumpang lainnya sempat dinyatakan hilang di Laut Jawa

    Pihak Jasa Raharja saat memberikan santunan kepada keluarga korban Arman.
    Pihak Jasa Raharja saat memberikan santunan kepada keluarga korban Arman. (Instagram: @belitang_info)

    Namun, takdir berkata lain. Saat sedang dalam perjalanan KM Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin, kapal tersebut karam. Arman beserta beberapa penumpang lainnya sempat dinyatakan hilang di Laut Jawa.

    Sontak, pihak keluarga yang mendapatkan informasi tersebut kaget dan berharap ada keajaiban agar Arman segera ditemukan. Upaya pencarian Tim SAR terus berlanjut, hingga 15 hari kemudian Arman ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad Arman kemudian dievakuasi dan berhasil diidentifikasi.

    Kepulangan peti jenazah almarhum pada Rabu sore diwarnai suasana haru. Banyak warga dan sahabat ikut mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya. Sebagai bentuk perlindungan keluarga sekaligus rasa duka, Jasa Raharja cabang Baturaja bersama Jasa Raharja Putera cabang Baturaja menyerahkan santunan secara simbolik kepada ahli waris korban.

  3. 3. Saat ini yang berhasil teridentifikasi sebanyak 51 jenazah

    Sejumlah keluarga korban Arman menangis saat jenazah akan dimakamkan dalam suasana duka di area pemakaman.
    Isak tangis keluarga korban Arman saat jenazah akan dimakamkan. (Instagram: @belitang_info)

    Sementara itu, sampai saat ini, total jumlah jenazah korban kecelakaan KM Virgo yang berhasil teridentifikasi sebanyak 51 jenazah. Sebelumnya, Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol Much Sofwan mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi tim DVI dalam proses identifikasi jenazah korban KM Virgo. Salah satunya adalah kondisi fisik yang sudah sulit untuk dikenali, terutama wajah dan sidik jari.

    Diketahui, KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 orang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut terbalik sebelum akhirnya tenggelam di perairan tersebut.

    Hingga Rabu (30/9/2026), jumlah korban yang telah ditemukan sebanyak 186 orang, dengan rincian 108 selamat, 78 meninggal dunia, dan 57 masih dalam pencarian.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More