Prakiraan Cuaca Sumsel 2 Oktober 2026, Asap Berpotensi di 10 Wilayah

BMKG memprakirakan suhu Sumsel pada 2 Oktober 2026 mencapai 36 derajat Celsius, dengan cuaca umumnya cerah berawan dan angin timur hingga selatan berkecepatan 5-30 km/jam.
Hujan sedang berpotensi terjadi siang hingga malam di beberapa wilayah, termasuk Pagar Alam, Muara Enim, Lahat, dan Musi Rawas Utara, disertai potensi petir serta angin kencang singkat.
Asap berpotensi muncul pagi hingga dini hari di sejumlah wilayah, termasuk Palembang dan OKI; BMKG juga mengingatkan risiko tanah mudah terbakar serta pentingnya memantau kualitas udara dan cuaca.
Palembang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan suhu udara Sumatra Selatan (Sumsel) mencapai 36 derajat Celsius pada Jumat (2/10/2026). Cuaca umumnya cerah berawan, namun hujan sedang hingga ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Selain hujan, potensi asap juga masih muncul pada pagi hingga dini hari di sejumlah daerah di Sumsel. BMKG turut mengingatkan adanya potensi kemudahan terbakar pada lapisan permukaan tanah di sebagian besar wilayah.
Berikut prakiraan cuaca Sumsel yang dirangkum IDN Times dari data BMKG, Jumat (2/10/2026):
1. Suhu Sumsel capai 36 derajat Celsius

Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi Suhu udara di wilayah dataran rendah seperti Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan OKI diprakirakan berada pada kisaran 25-36 derajat Celsius, dengan kelembapan 42-94 persen.
Sementara wilayah dataran tinggi seperti Pagar Alam, Empat Lawang, Lubuklinggau, Lahat dan OKU Selatan memiliki suhu sekitar 19-34 derajat Celsius, dengan kelembapan 45-98 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam.
2. Hujan sedang berpotensi turun di empat wilayah

ilustrasi hujan deras (pexels.com/BLACK IBEX) Pada siang hingga sore hari, hujan sedang berpotensi terjadi di Pagar Alam, Muara Enim dan Lahat. Hujan ringan berpotensi turun di Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Muara Enim, Empat Lawang, OKU Selatan, OKU Timur dan OKU.
Memasuki malam hari, hujan sedang berpotensi terjadi di Musi Rawas Utara, Pagar Alam, Lahat dan Muara Enim. Hujan ringan juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lainnya.
BMKG mengingatkan hujan sedang tersebut dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat pada siang hingga malam hari di Musi Rawas Utara, Pagar Alam, Muara Enim dan Lahat.
3. Potensi asap muncul sejak pagi

Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal) Pada pagi hari, potensi asap terdapat di OKI, Ogan Ilir, Muara Enim, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Lubuklinggau dan Palembang.
Potensi asap kembali muncul pada malam hingga dini hari di sejumlah wilayah. Pada malam hari, wilayah yang berpotensi mengalami asap antara lain OKI, Ogan Ilir, Muara Enim bagian tengah dan utara, PALI, Prabumulih, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
Sementara pada dini hari, potensi asap terdapat di OKI, Ogan Ilir, Muara Enim bagian tengah dan utara, PALI, Prabumulih, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, Lubuklinggau dan Palembang.
BMKG juga mengingatkan potensi kemudahan terbakar pada lapisan permukaan tanah di sebagian besar wilayah Sumsel.
4. Masyarakat perlu menjaga kesehatan saat kualitas udara memburuk.

Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal) Ancaman kekeringan dan perubahan kualitas udara berpotensi terjadi di tengah musim kemarau di Sumsel. Paparan udara dengan konsentrasi polutan tinggi dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan.
Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar, serta memperbanyak konsumsi air putih. Kondisi kualitas udara juga sebaiknya dipantau secara berkala sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Jika muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya, masyarakat disarankan segera mengurangi paparan asap dan mencari pertolongan medis bila keluhan berlanjut.
5. Update cuaca dapat dilihat di medsos dan website BMKG

Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal) BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas, terutama bagi warga yang berada di wilayah berpotensi hujan ringan serta daerah yang mengalami penurunan jarak pandang akibat udara kabur.
Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui website bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial resmi @infocuacasumsel.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)















![[WANSUS] Wali Kota Palembang Bicara Karhutla, Kabut Asap, dan PJJ](https://image.idntimes.com/post/20260928/screenshot_20260928_125218_89a35f7a-2920-479d-ae54-ddfb7fe11040_watermarked_idntimes-3.jpg)




