Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PGN Klaim Pasokan Gas Bumi Palembang Tak Terganggu Geopolitik Global

PGN Klaim Pasokan Gas Bumi Palembang Tak Terganggu Geopolitik Global
Stasiun gas PGN (Dok. PGN Palembang)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • PGN memastikan pasokan gas bumi di Palembang tetap aman meski ada ketegangan geopolitik global, karena sumber gas berasal dari sumur domestik dalam negeri.
  • Seluruh pasokan gas untuk pelanggan di Sumsel masih bersumber dari pengeboran konvensional dan LNG lokal seperti Bontang serta Papua, tanpa impor dari luar negeri.
  • PGN optimistis rantai pasok energi di Palembang akan stabil sepanjang 2026, termasuk selama Ramadan dan Idul Fitri, dengan kebutuhan masyarakat dipenuhi sepenuhnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero Tbk mengklaim ketersediaan pasokan gas bumi untuk pelanggan di Palembang masih dalam kondisi aman dan tidak terganggu oleh gejolak geopolitik secara global, terutama di tengah meningkatnya ketegangan perang Iran, Israel dan AS.

"Secara umum, untuk Palembang masih menggunakan sumber gas konvensional dari sumur di Tanah Air. Sehingga tidak terganggu kondisi perang," ujar Area Head PGN Palembang Braman Setyoko, Jumat (6/3/2026).

1. Pasokan gas berasal dari pengeboran domestik

Infrastruktur Strategis PGN untuk Distribusi Gas di Jawa Barat
Infrastruktur Strategis PGN untuk Distribusi Gas di Jawa Barat (dok. PGN)

Dia menegaskan, untuk pasokan gas yang disalurkan kepada pelanggan di Palembang dan wilayah sekitar merupakan sumber gas konvensional dari pengeboran sumur-sumur domestik. Sehingga, distribusi gas di daerah tidak terdampak langsung terhadap perang Timur Tengah yang potensi ganggu rantai pasok.

"Tidak perlu ada kekhawatiran terhadap stabilitas energi," katanya.

2. Belum ada LNG dari impor

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina dengan kode saham PGAS, berhasil masuk Indeks TEMPO–IDNFinancials 52 Tahun 2025.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina dengan kode saham PGAS, berhasil masuk Indeks TEMPO–IDNFinancials 52 Tahun 2025. (dok. PGN)

Lebih lanjut, kata Braman, kalaupun terdapat tambahan pasokan yang berbentuk liquefied natural gas (LNG), sumbernya masih dari dalam negeri, seperti LNG di Bontang dan wilayah Papua.

“Belum ada LNG yang digunakan PGN berasal dari impor. Jadi, untuk spesifik pelanggan PGN di Sumsel belum ada hilal gangguan (pasokan)," jelas dia.

3. Klaim rantai pasok aman sepanjang 2026

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Dok: Pertamina

Berkaca pada kondisi global saat ini dan menyandingkannya dengan kebutuhan gas bagi pelanggan di Palembang selama Ramadan dan Idul Fitri 2026, dirinya yakin rantai pasok energi aman dan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.

Dia menyampaikan, untuk proyeksi stabilitas pasokan gas wilayah Palembang pada 2026, pengamatannya masih terjaga sepanjang tahun, bahkan hingga tahun-tahun berikutnya.

“Kebutuhan gas untuk Palembang dan sekitarnya dapat terpenuhi 100 persen. Namun, perlu dicatat, ini bukan (proyeksi) kondisi pasokan energi di Indonesia secara keseluruhan," kata Braman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More