Sumsel Terima Lagi Tambahan 1 Helikopter WB Untuk Padamkan Karhutla

- BPBD Sumsel menerima tambahan satu helikopter water bombing dari BNPB, sehingga total empat unit disiagakan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan.
- Empat helikopter tersebut akan berpatroli dan melakukan pemadaman cepat saat titik api muncul, agar penyebaran kebakaran besar serta dampak kabut asap dapat diminimalkan selama musim kemarau.
- Sepanjang Januari-Mei 2026 tercatat 63 kejadian karhutla, dengan kasus terbanyak di Kabupaten PALI dan Muara Enim, sementara Pemprov Sumsel telah menetapkan status siaga karhutla.
Palembang, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel kembali mendapat tambahan satu unit helikopter water bombing untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Penambahan ini dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran saat kondisi mendesak ketika puncak kemarau tiba.
"Sumsel dapat tambahan satu helikopter water bombing dari BNPB. Dengan tambahan ini, total helikopter water bombing yang disiagakan di Sumsel menjadi empat unit untuk mendukung penanganan karhutla," ungkap Kabid Penanganan Darurat, BPBD Sumsel, Sudirman, Senin (8/6/2026).
1. Berharap dapat meminimalkan karhutla

Sudirman menjelaskan, empat helikopter water bombing akan disiagakan untuk berpatroli dan melakukan pemadaman apabila titik api terpantau muncul di Sumsel. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan agar api tidak menyebar menjadi kebakaran besar.
"Kita berharap dengan adanya tambahan helikopter ini dapat dilakukan penanganan lebih cepat dan efektif sehingga dampak karhutla maupun kabut asap bisa diminimalkan," bebernya.
2. PALI-Muara Enim terbesar alami karhutla

BPBD mencatat, ada 63 kejadian karhutla sepanjang Januari-Mei 2026 dengan kasus kebakaran terbanyak ditemukan di wilayah Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Muara Enim.
"Di PALI tercatat ada 21 kejadian karhutla, sementara di Muara Enim ada 12 kejadian. Kedua daerah ini paling banyak mengalami karhutla sejak awal tahun 2026," jelasnya.
3. Daerah dengan kebakaran di Sumsel

Menurutnya, di wilayah PALI terdapat lima kecamatan yang mengalami karhutla, yakni Kecamatan Abab dan Penukal masing-masing enam kejadian, Talang Ubi lima kejadian, Tanah Abang tiga kejadian, serta Penukal Utara satu kejadian.
Sementara di Kabupaten Muara Enim, karhutla terjadi di enam kecamatan. Kecamatan Lembak dan Gelumbang masing-masing mengalami tiga kejadian kebakaran. Kemudian, Kecamatan Kelekar dan Rambang Niru masing-masing mengalami dua kejadian, serta Kecamatan Lubai dan Rambang masing-masing mengalami satu kejadian.
Selain itu, BPBD Sumsel juga mencatat enam kejadian karhutla di Palembang, masing-masing lima kejadian di Ogan Ilir dan Musi Rawas Utara, empat kejadian di Prabumulih, serta tiga kejadian di Musi Banyuasin (Muba) dan Ogan Komering Ulu (OKU). Sementara Musi Rawas mengalami dua kejadian, sedangkan Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI) masing-masing satu kejadian.
"Pemprov juga sudah menaikkan status siaga karhutla dan melaksanakan apel kesiapsiagaan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan bencana tahun ini," katanya.



![[BREAKING] Bupati Muara Enim Edison Ditangkap Dalam OTT KPK](https://image.idntimes.com/post/20260510/juru-bicara-kpk-budi-prasetyo-saat-memberikan-keterangan-terkait-laporan-icw-tentang-dugaan-tindak-pidana-korup-pengurusan-sertifikat-halal_dafadc6c-c51b-49b6-9903-5d9e65e4ea6e.jpg)














