Harga Emas Palembang Naik Rp100 Ribu Sesuku: Stok Batangan Tersedia

- Harga emas perhiasan di Palembang naik Rp100 ribu per suku, sementara emas Antam meningkat Rp5 ribu menjadi Rp2.743.000 per gram pada 8 Juni 2026.
- Stok emas batangan Galeri 24 tersedia lengkap dari ukuran 0,5 hingga 1000 gram dan dapat dibeli langsung di outlet resmi JStore Palembang Square.
- Pengamat ekonomi menjelaskan kenaikan harga emas dipicu permintaan pasar, fluktuasi IHSG, nilai tukar rupiah melemah di atas Rp18 ribu per dolar AS, serta faktor geopolitik global.
Palembang, IDN Times - Harga emas di Palembang pada 8 Juni 2026 menunjukkan kenaikan kurva. Berdasarkan pantauan, emas perhiasan kadar 92 persen naik Rp100 ribu per suku atau setara 6,7 gram senilai berkisar Rp14,4-15 jutaan.
Sementara emas Antam berdasarkan laman resmi Logam Mulia, kini berada di level Rp2.743.000. Angka tersebut naik Rp5 ribu dari posisi Minggu (7/6/2026) yang berada di level Rp 2.738.000 per gram.
1. Stok emas batangan tersedia terbatas

Khusus stok emas batangan, batangan Galeri 24 tersedia dalam seluruh ukuran mulai dari 0,5 hingga 1.000 gram. Namun, ketersediaan itu bisa saja habis sewaktu-waktu. Stok itu bisa dibeli langsung di outlet resmi Galeri 24 di JStore Kawasan Pusat Perbelanjaan Palembang Square.
"Ukuran 0,5-5 gram tersedia 100 keping, 25 gram 20 keping dan gramasi 500-1000 gram masing-masing 10 keping," ujar Area Manager Galeri 24 Palembang, Ricky Darmawan.
2. Permintaan pasar memengaruhi harga jual

Menurut pengamat ekonomi Sumsel sekaligus dosen di Universitas Sriwijaya, Soekanto Sairuki, selain karena gejolak geopolitik, fluktuasi harga emas perhiasan di pasar dapat dipengaruhi oleh kondisi permintaan pasar.
"Harga emas naik bila permintaan tinggi. Tapi kalaupun harga turun, ekonomi daerah tetap potensi kena dampak inflasi global," kata dia.
3. Nilai IHSG dan tukar dolar AS berdampak pada harga emas

Namun, secara umum, penyebab harga emas terus bergerak tiap hari adalah perubahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta faktor nilai tukar rupiah. Tercatat rupiah sudah lebih dari Rp18 ribu untuk satu dolar AS.
Kemudian, tak saja karena faktor kondisi ekonomi Indonesia, naik-turun harga emas perhiasan ikut berdampak terhadap kebijakan yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat Donald Trump.


















