Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ekonomi Syariah Sumsel Belum Optimal, Gubernur Soroti Fondasi Penting

Ekonomi Syariah Sumsel Belum Optimal, Gubernur Soroti Fondasi Penting
Bincang bersama sinergi pengembangan ekonomi syariah di Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Gubernur Sumsel Herman Deru menyoroti belum optimalnya ekonomi syariah di wilayahnya dan menekankan pentingnya fondasi kuat antarinstansi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi serta pengendalian inflasi.
  • Deru menilai literasi dan inklusi keuangan syariah perlu diperkuat agar masyarakat lebih luas terlibat dalam ekosistem ekonomi syariah, sejalan dengan dominasi penduduk Muslim di Sumsel.
  • Palembang ditunjuk sebagai tuan rumah Festival Ekonomi Syariah 2026 dengan tiga program unggulan yang fokus pada kemandirian pesantren, optimalisasi wakaf, dan percepatan sertifikasi halal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Ekonomi syariah di Sumatra Selatan masih belum optimal. Padahal, mayoritas masyarakat di Pulau Sumatra merupakan warga muslim. Kondisi ini jadi perhatian khusus Gubenur Sumsel Herman Deru. Menurutnya, lintas instansi dan sejumlah stakeholder di wilayah tersebut harus memiliki fondasi terhadap pengembangan serta pertumbuhan sektor syariah.

"Beberapa hal uang perlu dicapai dalam pembangunan daerah yang dapat dijadikan fondasi penting penguatan ekonomi syariah bisa melalui langkah dan upaya menjaga pertumbuhan ekonomi Sumsel tetap di nomor kedua tertinggi di Sumatra setelah Riau. Kemudian jaga nilai dan pengendalian inflasi nasional, serta memperbaiki digitalisasi keuangan daerah," katanya, dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (7/6/2026).

1. Literasi keungan jadi langkah mendorong perluasan ekonomi syariah

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Deru menyampaikan, agar perkembangan keuangan syariah di Sumsel berjalan lebih masif dan tumbuh optimal, langkah lain yang juga penting diterapkan dalam ekosistem ekonomi syariah adalah membangun penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

"Ini sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di masyarakat," kata dia.

2. Sumsel khususnya Palembang butuh evaluasi penguatan ekonomi syariah

Bincang bersama sinergi pengembangan ekonomi syariah di Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Bincang bersama sinergi pengembangan ekonomi syariah di Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Deru yakin, ekonomi syariah di Sumsel dapat tumbuh dan memiliki ekspansi bisnis luas. Apalagi lanjutnya, jumlah penduduk Muslim di Sumsel mencapai lebih dari 90 persen. Hal ini kata Deru, sudah harus sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan layanan keuangan syariah.

"Kita juga perlu melakukan evaluasi terhadap berbagai faktor yang menjadi penghambat perkembangan pangsa pasar keuangan syariah," kata Deru.

3. Palembang jadi tuan rumah festival ekonomi syariah pada 5-7 Juni

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Diketahui, Palembang dipilih menjadi salah satu daerah di Sumatra sebagai tuan rumah penyelenggara Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada 5-7 Juni di Palembang Icon Mall dan Palembang Sport Convention Center (PSCC).

Dalam rangkaian itu, ada tiga program unggulan. Pertama, PESAT yang berfokus pada penguatan kemandirian ekonomi pesantren. Kedua, UNGGUL yang mengoptimalkan instrumen wakaf untuk pengembangan komoditas unggulan, serta, BERKAH yang mempercepat sertifikasi halal untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata halal.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Sumatera Selatan

See More