Berembus Isu OTT Sejak Minggu, ASN Kaget Bupati Muara Enim Dibawa KPK

- Bupati Muara Enim, Edison, ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan setelah sempat memimpin apel pagi di kantor bupati.
- Tim KPK melakukan penyegelan dan penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk Dinas Pendidikan serta ruang kerja Bupati dan Asisten II.
- KPK mengamankan total sepuluh orang, terdiri dari lima pejabat Pemkab Muara Enim dan lima pihak swasta yang diduga terkait kasus korupsi.
Palembang, IDN Times - Kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di Muara Enim langsung mengagetkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muara Enim. Pasalnya, sang Bupati Edison masih sempat memimpin apel pagi dan melakukan kegiatan di kantor bupati sebelum penyidik antirasuah datang.
Awalnya, informasi yang beredar adalah KPK menangkap dua pejabat tinggi di Pemkab Muara Enim. Kabar penangkapan santer terdengar terjadi sejak Minggu, 7 Juni lalu.
"Ramai tadi, kami heboh semua kok tiba-tiba ada KPK," ungkap ASN setempat, Senin (8/6/2026).
1. OTT mulai ramai terdengar siang ini

Informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) mulai ramai diperbincangkan sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Saat itu, sejumlah petugas KPK bersama tim pengamanan terlihat mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim untuk melakukan penyegelan sejumlah ruangan.
Sementara itu, tim lainnya bergerak sekitar pukul 15.00 WIB menuju rumah dinas Edison. Dalam kegiatan tersebut, Edison diamankan dan langsung dibawa guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tak lama berselang, tepatnya sekitar pukul 15.54 WIB, penyidik KPK mendatangi Kantor Bupati Muara Enim. Di lokasi itu, tim melakukan penggeledahan sekaligus penyegelan terhadap ruang kerja Asisten II serta ruang kerja Bupati Muara Enim.
2. Akui ada penyegelan

Sontak, serangkaian pemeriksaan yang dilakukan KPK di Muara Enim membuat para ASN bertanya-tanya. Terlebih, ada penyegelan ruangan kepala daerah di sana.
"Kalau sekarang sudah sepi," jelasnya.
Para ASN baru mendapat informasi bahwa KPK menangkap Bupati Muara Enim dan sejumlah pejabat lain. Hanya saja mereka masih menunggu informasi kelanjutannya.
"Kami juga masih menunggu informasi dari KPK. Kalau soal info berseliweran sekarang, kami kurang tahu juga," kata dia.
3. KPK benarkan penangkapan bupati Muara Enim

Diberitakan sebelumnya, Bupati Muara Enim Edison ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung hari ini. Dalam unggahan Pemkab Muara Enim, Edison sempat melakukan kegiatan apel di kantor Bupati Muara Enim sebelum ditangkap penyidik KPK.
"Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumsel hari ini," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada IDN Times, Senin (8/6/2026).
Budi menyebut dalam OTT yang dilakukan KPK hari ini pihaknya menangkap lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim. Sementara lima orang lainnya berasal dari pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah didalami penyidik.
"Salah satu yang ditangkap di antaranya merupakan Bupati Muara Enim," jelasnya.




![[BREAKING] Bupati Muara Enim Edison Ditangkap Dalam OTT KPK](https://image.idntimes.com/post/20260510/juru-bicara-kpk-budi-prasetyo-saat-memberikan-keterangan-terkait-laporan-icw-tentang-dugaan-tindak-pidana-korup-pengurusan-sertifikat-halal_dafadc6c-c51b-49b6-9903-5d9e65e4ea6e.jpg)











