Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter Berkibar di Bibir Kawah Gunung Dempo

- Bendera Merah Putih sepanjang 2.026 meter dibentangkan di bibir kawah Gunung Dempo, Pagar Alam, pada 17 Agustus 2026 untuk memperingati HUT ke-81 RI.
- Hampir 800 pendaki dari Sumatra, Jawa, dan Kalimantan terlibat dalam aksi yang diinisiasi Tim Bentang Merah Putih asal Sidoarjo dan didukung pemerintah serta aparat.
- Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat bendera hanya berkibar beberapa detik; dokumentasi kegiatan akan diajukan ke MURI untuk verifikasi rekor.
Pagar Alam, IDN Times - Puncak Gunung Dempo di Kota Pagar Alam menjadi saksi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan pemecahan rekor baru. Bendera merah putih sepanjang 2.026 meter berhasil dibentangkan di gunung tertinggi di Sumatra Selatan itu pada Senin (17/8/2026).
Sekitar 800 pendaki dari berbagai daerah di Indonesia datang untuk membentangkan bendera Merah Putih di bibir kawah Gunung Dempo, Kota Pagar Alam. Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, aksi tersebut sekaligus sebagai upaya memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori bendera terpanjang yang dikibarkan di puncak gunung.
1. Hampir 800 pendaki datang untuk mengibarkan bendera di Gunung Dempo

Para pendaki saat tiba di Kota Pagar Alam untuk membentangkan Bendera Merah Putih di Gunung Dempo. (Dok. Pemkot Pagar Alam) Ketua Balai Registrasi Gunung Dempo (Brigade), Dian Saputra, mengatakan persiapan kegiatan tersebut telah dilakukan sejak awal Agustus 2026. Pihaknya mengundang dan berkolaborasi dengan sejumlah komunitas pencinta alam dari berbagai daerah untuk mengikuti pendakian sekaligus aksi pembentangan bendera.
“Terdata hampir 800 pendaki dari berbagai daerah Sumatra dan Jawa, bahkan ada yang datang dari Kalimantan ikut bergabung dalam pendakian dan pemecahan rekor pengibaran bendera terpanjang di Indonesia ini,” ujarnya, Senin (17/8/2026).
2. Cuaca ekstrem dan terpaan angin kencang terjadi saat pembentangan bendera

Pengibaran Bendera Merah Putih di bibir kawah Gunung Dempo. (Dok. Brigade) Dian menambahkan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Pagar Alam, Polres Pagar Alam dan TNI. Kendati demikian, dalam kondisi cuaca ekstrem dan terpaan angin kencang membuat bentangan bendera ini hanya bertahan beberapa detik saja.
"Namun detik-detik singkat itu menjadi bukti nyata perjuangan, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap tanah air. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini dan harapannya nama Kota Pagar Alam akan semakin terkenal melalui rekor MURI nanti,” jelasnya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, pihak Brigade bersama Pemkot Pagar Alam dan pihak yang terlibat akan mengumpulkan dokumentasi untuk diajukan kepada MURI. Dokumentasi tersebut nantinya akan menjadi bahan penilaian dan verifikasi untuk menentukan apakah aksi pembentangan bendera tersebut memenuhi kriteria rekor yang diajukan.
“Kami sangat yakin ini pertama kali di Indonesia ada bendera Merah Putih sepanjang 2.026 meter berkibar di puncak gunung dan kami optimistis sertifikat MURI akan kita dapatkan,” ucapnya.
3. Para pendaki sempat melakukan pemeriksaan kesehatan

Para pendaki saat tiba di Kota Pagar Alam untuk membentangkan Bendera Merah Putih di Gunung Dempo. (Dok. Pemkot Pagar Alam) Sebelumnya, Wakil Wali Kota Pagar Alam, Bertha, menyambut kedatangan Tim Bentang Merah Putih asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang menjadi inisiator pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 2.026 meter di Puncak Gunung Dempo.
Setibanya di Pendopoan Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pagar Alam pada Sabtu (15/08/2026), para pendaki mengikuti jamuan makan siang sekaligus pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan sebelum melaksanakan pendakian menuju Puncak Gunung Dempo.
Pengecekan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik para pendaki dalam keadaan baik dan siap mengikuti rangkaian kegiatan, sehingga proses pendakian dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.










.jpg)







