Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kemacetan Jalintim Palembang-Betung Dipastikan Terurai Usai Perbaikan
Kondisi kemacetan di Jalintim Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan lalu lintas Jalintim Palembang-Betung kembali lancar setelah perbaikan rampung, yang ditargetkan selesai sekitar 18 atau 20 Agustus 2026.
  • Kendaraan ODOL dinilai mempercepat kerusakan jalan akibat beban berlebih. Pemprov meminta Kementerian PU menganggarkan pengecoran serta memohon masyarakat bersabar selama pengerjaan.
  • Kemacetan mengular di kilometer 17 Palembang-Betung karena satu sisi jalan dicor dan sisi lain dipakai bergantian. Kendaraan tetap melintas lambat, terutama saat pagi dan berpapasan dengan truk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyuasin, IDN Times - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatra ruas Palembang-Betung akan kembali lancar setelah proses perbaikan rampung. Perbaikan jalan tersebut saat ini masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

"Perkiraan tanggal 18 atau 20 Agustus selesai perbaikan," ungkap Herman Deru, Selasa (17/8/2026).

1. Kendaraan ODOL dinilai jadi penyebab kerusakan jalan

Kondisi kemacetan di Jalintim Palembang-Betung

Menurut Deru, tingginya aktivitas kendaraan di Jalintim turut menyebabkan banyaknya kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang melintas. Beban berlebih dari kendaraan tersebut membuat kondisi jalan yang sebelumnya layak dilintasi mengalami kerusakan.

Pemerintah pun mengambil langkah perbaikan untuk mengembalikan kondisi jalan agar kembali nyaman dan aman bagi pengendara.

"Beban kendaraan ini kalau kita lihat bersama memang ODOL. Sehingga saya minta tolong kepada Kementerian PU untuk menganggarkan agar dicor," jelasnya.

2. MInta masyarakat bersabar

Perbaikan jalan di KM 17 Jalintim Palembang-Betung menyebabkan kemacetan panjang. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Selama proses perbaikan berlangsung, aktivitas masyarakat di ruas Palembang-Betung turut terdampak akibat perlambatan arus kendaraan. Pemprov Sumsel meminta masyarakat bersabar dan memahami kondisi tersebut selama pengerjaan berlangsung, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

"Kadang-kadang terganggu, tapi tidak sampai stuck. Kalau macet ada perlambatan," bebernya.

3. Kondisi Jalintim mengular panjang

Arus lalu lintas di KM 17 Jalintim Palembang-Betung yang padat saat perbaikan jalan. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, kemacetan muncul dititik perbaikan jalan yang berada di kilometer 17 Palembang-Betung. Terlihat antrean kendaraan mengular dari dua arah.

Satu sisi badan jalan masih dalam proses pengecoran, sedangkan sisi lainnya digunakan untuk arus lalu lintas. Kendaraan dari arah Palembang maupun Betung tetap dapat melintas secara bergantian dengan kecepatan rendah karena lebar jalan yang terbatas.

Kondisi tersebut membuat arus kendaraan tersendat, terutama pada pagi hari saat aktivitas masyarakat mulai meningkat. Meski kendaraan masih dapat melintas dari dua arah, pengendara harus ekstra berhati-hati karena ruang yang tersedia cukup sempit, terutama ketika berpapasan dengan truk dan kendaraan besar.

Sejumlah pengendara tampak memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari senggolan. Tak sedikit pula yang memilih menunggu kendaraan dari arah berlawanan melintas terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article