Palembang, IDN Times - Kasus campak di Kota Palembang menunjukkan tren kenaikan pada Maret lalu. Bahkan pada awal 2026, kasus campak sempat berada pada puncak penularan di minggu epidemiologi kesembilan saat momen Idul Fitri.
Melihat kasus itu, Dinas Kesehatan Kota Palembang menyiapkan mitigasi dan strategi penguatan kesehatan di lingkungan masyarakat untuk menekan angka penyebaran campak sekaligus mengupayakan lonjakan kasus tak berulang.
"Tren kasus campak sempat mengalami lonjakan pada awal tahun, sebelum akhirnya menunjukkan penurunan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Palembang, Dokter Fenty Apriana saat berada di RSMH Palembang, Kamis (23/4/2026).
