Motor BeAT-nya Dicuri, Warga Ogan Ilir Sayembara Rp10 Juta Cari Pelaku

Ogan Ilir, IDN Times - Warga Tanjung Raja di Ogan Ilir bernama Suharmawanita ini kesal karena telah kehilangan sepeda motor miliknya. Ia pun mengadakan sayembara berhadiah Rp10 juta bagi siapa saja yang mengetahui keberadaan pelaku pencurian sepeda motor BeAT Street warna hitam dengan plat nomor BG 3244 TV.
Suharmawanita mengaku kehilangan sepeda motor di depan sebuah minimarket di Tanjung Raja pada Selasa (7/1/2025) lalu sekira pukul 14.30 WIB lalu
"(Imbalan) Rp10 juta bagi yang dapat menunjukkan pelakunya. Bisa hubungi nomor telepon saya 082175719994," ujarnya, Jumat (10/1/2025).
1. Motivasi sayembara agar pelaku cepat tertangkap

ilustrasi pencuri (IDN Times/Sukma Shakti) Adapun sayembara tersebut diunggah melalui media sosial Facebook agar pelaku cepat ditangkap. Dari pengakuan Suharmawanita, sepeda motor tersebut miliknya, namun digunakan anak menantu saat kejadian.
"Kami telah melaporkan perkara pencurian ini ke aparat Polsek Tanjung Raja. Motivasi utama (sayembara) biar pelaku cepat tertangkap dan jadi efek jera bagi para pelaku lain," ungkapnya.
2. Korban akan surati kepolisian untuk gelar razia

Ilustrasi pencurian motor (Freepik) Jika aksi curanmor tersebut tak segera terungkap, Suharmawinata akan mengirim surat ke Polres Ogan Ilir dan Polda Sumsel untuk menggelar razia besar-besaran.
"Dalam tempo satu minggu setelah pencurian belum ada hasil (terungkap), saya akan bersurat agar Polda Sumsel dan Polres Ogan Ilir agar menggelar razia besar-besaran terhadap kendaraan bodong," tegasnya.
3. Polisi sudah kantongi identitas pelaku

Ilustrasi pencurian motor (IDN Times/Mardya Shakti) Sementara aparat Polsek Tanjung Raja kini sedang menindaklanjuti laporan pencurian sepeda motor yang terekam CCTV tersebut. Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin mengatakan, dia dan anggotanya telah mengetahui identitas pelaku. Diduga pelaku telah berkali-kali melakukan curanmor di beberapa tempat di Sumsel.
"Pelakunya sudah tahu. Dia tinggal di salah satu tempat di luar wilayah Ogan Ilir," kata Zahirin.




















