Comscore Tracker

Keluarga Bantah Bupati OKU Kuryana Meninggal Akibat COVID-19

Pemprov Sumsel tunggu hasil pemeriksaan post mortem

Palembang, IDN Times - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Azis meninggal dunia, Senin (8/3/2021). Ia sempat dirawat di ICU RS Charitas sejak 25 Februari 2021 lalu hingga menghembuskan nafas terakhir di usia 69 tahun. Keluarga dan pemerintah menolak mengatakan jika Kuryana meninggal karena terpapar COVID-19. 

"Belum bisa dipastikan COVID-19. Kita masih menunggu post mortem. Nanti sekitar jam 13.00 WIB baru keluar hasil akhirnya. Jadi kita gak bisa penyebab meninggalnya saat ini," ungkap Gubernur Sumsel, Herman Deru, Senin (8/3/2021).

1. Kesehatan Kuryana sempat fluktuatif

Keluarga Bantah Bupati OKU Kuryana Meninggal Akibat COVID-19Kuryana disalatkan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Deru menuturkan, kondisi kesehatan Kuryana selama 11 hari dirawat di RS Charitas semakin menurun. Dirinya sempat membaik dan kemudian mulai alami penurunan kesehatan, Minggu (7/3/2021).

"Kesehatannya fluktuatif, beliau sempat membaik, kita dapat kabar lalu drop," jelas dia.

Baca Juga: [BREAKING] Bupati OKU Terpilih Kuryana Azis Meninggal Dunia

2. Kuryana memiliki komorbit

Keluarga Bantah Bupati OKU Kuryana Meninggal Akibat COVID-19Jenazah Kuryana dibawa ke OKU (IDN Times/Rangga Erfizal)

Herman Deru menjelaskan, dirinya bertemu Kuryana Azis saat pelantikan yang dilakukan 26 Februari 2021 lalu. Saat itu, kuryana dalam posisi dirawat karena terpapar virus COVID-19.

Kuryana dilantik secara virtual lantaran hasil swab-nya positif, meskipun beberapa kepala daerah lain hadir di Griya Agung. Termasuk wakilnya Johan Anuar yang keluar lapas karena terseret dugaan kasus korupsi.

"Beliau punya kormobit hipertensi dan diabetes militus," jelas dia.

3. Pelepasan jenazah Kuryana dengan APD lengkap

Keluarga Bantah Bupati OKU Kuryana Meninggal Akibat COVID-19Pelepasan jenazah bupati OKU (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Deru, proses pemakaman dan upacara pelepasan Sang Bupati dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes), meski belum dipastikan penyebab meninggalnya Kuryana.

"Kita lakukan semua sesuai prokes. Beliau juga sudah disalatkan. Kita tidak bisa menjustifikasi apakah beliau positif COVID-19. Sekarang sedang dicek ulang," tutur dia.

Baca Juga: Absen Pelantikan, Bupati OKU Kuryana Azis Ternyata Positif COVID-19

4. Jenazah Kuryana akan dibawa ke OKU

Keluarga Bantah Bupati OKU Kuryana Meninggal Akibat COVID-19Pelepasan jenazah bupati OKU (IDN Times/Rangga Erfizal)

Humas RS Charitas, Kresna Tuti membenarkan Kuryana Azis menjalani perawatan intensif selama 11 hari. Kuryana didamping satu orang petugas kesehatan yang selalu memonitor di ruang isolasi, dan satu petugas dari dinas kesehatan.

"Beliau memang di rawat di ruang ICU isolasi RS Charitas. Sudah sebelas hari, termasuk waktu pelantikan dilakukan di sini," tutup dia.

Jenazah Bupati tersebut akan dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten OKU. Menurut Deru, dirinya akan ikut rombongan untuk memakamkan Kuryana hari ini.

Baca Juga: Hadiri Pelantikan, Tangan Johan Anuar Diborgol dan Berompi KPK

Topic:

  • Rangga Erfizal
  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya