Bentrokan Ormas di PS Mall Palembang DPRD Minta Aparat Bertindak Tegas

- Andie Dinialdie meminta aparat penegak hukum bertindak tegas
- Ajak semua pihak menahan diri untuk menjaga kondisi Palembang yang aman
- Bentrokan di PS Mall Palembang diduga terjadi akibat sengketa lahan parkir
Palembang, IDN Times - Ketua DPRD Sumatra Selatan (Sumsel), Andie Dinialdie, angkat bicara terkait bentrokan dua kelompok ormas yang terjadi tak jauh dari Kantor DPRD Sumsel. Insiden tersebut berlangsung di depan PS Mall Palembang, Jalan Angkatan 45, pada Selasa 6 Januari.
Dalam bentrokan tersebut, dua kelompok Ormas Permaskot dan Ormas Harimau Sumatera Bersatu saling menyerang hingga satu orang harus dilarikan ke rumah sakit. Andie meminta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan menindak tegas kedua ormas yang terlibat.
"Aparat penegak hukum harus menangani persoalan ini dengan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Penegakan hukum yang konsisten sangat penting demi menjaga wibawa hukum dan rasa keadilan di tengah masyarakat," ungkap Andie Dinialdie, Rabu (7/1/2026).
1. Ajak semua pihak menahan diri

Andie menjelaskan, peristiwa tersebut mencederai nilai-nilai kedamaian dan ketertiban yang selama ini menjadi karakter masyarakat Palembang. Kejadian bentrok ini dinilai perlu menjadi perhatian semua pihak untuk kembali menjaga kondisi Palembang yang aman dan jauh dari konflik horizontal.
"Saya sangat menyesalkan kejadian ini, apalagi sampai menimbulkan korban luka-luka. Palembang adalah kota yang damai, masyarakatnya menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan ketertiban. Oleh karena itu, semua pihak harus menahan diri dan bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif," jelas dia.
2. DPRD Sumsel minta Kesbangpol bina kembali ormas

Andie pun meminta kepada Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang mengambil langkah tegas melalui Kesbangpol Linmas untuk melakukan pembinaan terhadap ormas.
Menurutnya, ormas harus dikembalikan pada fungsi dan peran strategisnya, yakni sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat kohesi sosial, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah, bukan sebaliknya menjadi sumber konflik di tengah masyarakat.
"Pembinaan dan penataan ormas sangat penting agar mereka kembali pada khitahnya, mengamalkan ideologi Pancasila, terutama nilai persatuan dan kesatuan. Ormas tidak boleh keluar dari koridor hukum dan norma sosial," jelas dia.
3. Rebutan lahan parkir diduga jadi pemicu bentrok

Sementara itu, Petugas Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwin, menjelaskan bahwa bentrokan di PS Mall Palembang diduga terjadi akibat sengketa lahan parkir.
"Dari dugaan awal, peristiwa ini terjadi karena rebutan lahan parkir," ungkap Erwin.

















