Wanita Asal Agam Sumbar Terlantar di Lubuk Linggau, Ngaku Korban Bencana

- Mega sudah sepekan berada di Lubuk Linggau
- Jika tidak ada solusi, Mega akan diserahkan ke Dinsos Lubuk Linggau
- IKM Lubuk Linggau bantu cari informasi keluarga Mega
Lubuk Linggau, IDN Times - Seorang wanita asal Sumatra Barat (Sumbar) sudah beberapa hari terakhir mondar mandir di area Mapolres Lubuk Linggau, Sumatra Selatan. Wanita tersebut diketahui bernama Mega Silvia, warga Taruko Jorong Sutijo, Desa Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumbar sebagaimana tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.
Kondisi wanita tersebut selalu linglung dan memberikan keterangan yang berubah-ubah saat dimintai penjelasan. Dari ceritanya kepada petugas, Mega mengaku sebagai salah satu warga terdampak bencana banjir di Sumbar dan berniat mencari keluarganya di Kota Lubuk Linggau.
1. Mega sudah sepekan berada di Lubuk Linggau

Kasat Samapta Polres Lubuk Linggau, AKP Subardi, membenarkan keberadaan wanita tersebut di ruang Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lubuk Linggau.
"Ada seorang wanita yang mengaku berasal dari Sumbar. Dari pengakuannya, dia sudah sekitar satu minggu berada di Lubuk Linggau,” ujar Subardi, Selasa (6/1/2026).
Untuk menelusuri keberadaan keluarganya, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan warga Minang di Lubuk Linggau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKM) Lubuk Linggau.
“Kami sudah berkoordinasi dengan IKM Lubuk Linggau. Harapannya ada keluarga yang mengenali dan bisa menjemput, sehingga yang bersangkutan dapat kembali ke Sumbar,” jelasnya.
2. Jika tidak ada solusi, Mega akan diserahkan ke Dinsos Lubuk Linggau

Apabila tidak ditemukan solusi melalui koordinasi dengan pihak IKM, Polres Lubuk Linggau akan mengambil langkah lanjutan dengan menyerahkan Mega kepada Dinas Sosial agar mendapatkan penanganan dan pendampingan yang sesuai.
“Kami mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Jika memang tidak ada solusi dari pihak keluarga atau IKM, maka akan kami serahkan ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut,” jelas AKP Subardi.
3. IKM Lubuk Linggau bantu cari informasi keluarga Mega

Sementara itu perwakilan warga Minang di Lubuk Linggau, Charles menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi internal tidak ada anggota Ikatan Keluarga Minang (IKM) Lubuk Linggau yang mengenal wanita tersebut sebagai keluarga maupun kerabat.
“Saya sudah bicara langsung dengan ibu tersebut, tapi tidak nyambung. Keterangannya berubah-ubah. Awalnya mengaku korban bencana, lalu saat ditanya kenapa di Lubuk Linggau, dia bilang mau mendaftar jadi Polwan," ungkapnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya membantu dengan menghubungi keluarga IKM di kampung halaman untuk proses pemulangan.
"Kami juga berencana memfasilitasi pemulangan Ibu Mega ke Kabupaten Agam, Sumbar, sesuai dengan alamat yang tertera pada KTP-nya apabila keluarga di daerah asal dapat dihubungi," jelas Charles.


















