Pembangunan Kopdes Merah Putih Palembang Terkendala Aset

- Pemkot Palembang meminta bantuan Pangdam II Sriwijaya untuk mengatasi kendala aset dalam pembangunan KDKMP.
- Koperasi Merah Putih di Palembang menunjukkan perkembangan positif dan akan didirikan di setiap kelurahan.
- Pertumbuhan KDKMP di Palembang pesat, dari puluhan anggota menjadi ratusan, dengan beragam jenis usaha.
Palembang, IDN Times - Realisasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Palembang yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto mengalami hambatan.
"Ada terkendala persoalan aset (realisasi pembangunan di tiap kelurahan)," ujar Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat video conference (vidcon) Rapat Evaluasi KDKMP bersama Pangdam II Sriwijaya dan Wakil Panglima TNI, Rabu (7/1/2026).
1. Minta bantuan Pangdam Sriwijaya untuk komunikasi dengan pemprov

Menghadapi persoalan tersebut kata Dewa, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang meminta bantuan Pangdam II Sriwijaya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel).
"Insyallah dalam waktu dekat, panglima akan berkoordinasi lebih intensif lagi. Yang jelas, dari pemkot siap mendukung program ini (KDKMP)," jelasnya.
2. Klaim proses pembangunan kopdes di 107 kelurahan telah berbadan hukum

Diketahui, pusat Koperasi Merah Putih di Palembang saat ini berada di Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang. Sejak Juli 2025, koperasi itu disebut sudah mengalami perkembangan positif.
"Perkembangan koperasi di Palembang menunjukkan tren positif. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program ini," kata Dewa.
Ke depan, Pemkot Palembang berjanji di setiap kelurahan akan ada Koperasi Merah Putih yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat sekitar.
"Palembang saat ini sudah berproses 107 Koperasi Merah Putih yang telah memiliki badan hukum," jelas dia.
3. Sebut kopdes di Palembang berkembang positif

Dewa mengklaim pertumbuhan Koperasi Merah Putih di Palembang tumbuh pesat. Katanya, dari yang awal hanya beranggotakan puluhan orang, kini Koperasi Merah Putih telah berkembang menjadi ratusan anggota.
"Mereka mengelola beragam jenis usaha, seperti pembenihan ikan, distribusi gas LPG, budidaya jamur, dan lainnya. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan pembentukan koperasi di seluruh kelurahan," ujarnya.
Sementara kata Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kodam II/ Sriwijaya mendukung penuh terhadap langkah percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di Palembang sebagai wujud komitmen TNI AD mengawal program strategis pemerintah di setiap wilayah.



















