Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Perhiasan Palembang Sesuku, Terkini Naik Lagi Rp14 Jutaan

Ilustrasi perempuan memakai perhiasan
Ilustrasi perempuan memakai perhiasan (unsplash.com/Segal Jewelry)
Intinya sih...
  • Harga emas Palembang naik lagi menjadi Rp14 jutaan per suku atau 6,7 gram pada Rabu (7/1/2026).
  • Perbedaan harga emas disebabkan oleh kadar yang terkandung dan biaya operasional, dengan harga emas murni atau 22 karat lebih tinggi.
  • Pakar Ekonomi Sumatra Selatan menyarankan investasi emas dilakukan dengan komitmen dan konsisten untuk menghindari kerugian potensial.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang kembali naik jadi Rp14 jutaan per suku atau 6,7 gram pada Rabu (7/1/2026). Sebelumnya, harga emas sempat melandai tipis di angka Rp13,8 jutaan.

Harga tersebut terpantau di Toko Anda dan Toko Perhiasan Laris Palembang. Diketahui, harga emas tiap toko dijual beragam. Perbedaan harga itu karena kadar emas yang terkandung dan biaya operasional.

1. Emas masih dianggap investasi safe haven

Ilustrasi perhiasan
Ilustrasi perhiasan (pexels.com/Secret Garden)

Selain pengaruh biaya operasional untuk perawatan, variasi harga disebabkan kadar yang terkandung seperti 8 K, 16 K dan 17 K. Sementara untuk kadar 92 persen emas murni atau 22 karat harga bisa lebih tinggi.

Diketahui, emas saat ini masih dianggap sebagai alat investasi paling aman atau safe haven. Tak saja emas batangan, emas perhiasan pun masih tinggi peminat.

2. Investasi emas harus punya tujuan

perhiasan kalung
ilustrasi perhiasan kalung (pexels.com/MudaSsir BhaTti)

Menurut Pakar Ekonomi Sumatra Selatan (Sumsel) Sri Rahayu, memilih emas sebagai alat investasi adalah solusi tepat. Namun dalam teknisnya, investasi emas harus dilakukan dengan komitmen dan konsisten.

Kata dia, investasi emas tak hanya soal langsung beli. Melainkan, konsumen harus memperkirakan tujuan investasi dan misi membeli emas perhiasan atau batangan.

3. Membeli emas untuk investasi tidak bisa terburu-buru

ilustrasi barang berharga perhiasan
ilustrasi barang berharga perhiasan (unsplash.com/Simran Sood)

Sebab apabila membeli emas terburu-buru dan tanpa perhitungan, konsumen bisa merasa rugi. Karena katanya, harga emas potensi naik mendadak. Kemudian jika harga emas mengalami penurunan, artinya ada sinyal ekonomi tidak stabil.

"Investasi emas diyakini menjamin masa pensiun," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Permintaan Batu Bara Turun, Ekspor Sumsel Merosot 3,8 Persen

09 Jan 2026, 21:14 WIBNews