Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral Daftar 49 Tenaga Medis RS Palembang Positif COVID-19

Viral Daftar 49 Tenaga Medis RS Palembang Positif COVID-19
Ilustrasi tenaga medis. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Palembang, IDN Times - Direktur RS Muhammadiyah Palembang (RSMP) Pangestu Widodo menyatakan, daftar 49 tenaga medis positif COVID-19 yang beredar di publik itu tidak benar. Dia mengakui, memang ada tenaga medis RSMP yang positif COVID-19, namun jumlahnya tidak sampai 49 orang. 

"Nakes kami positif betul, namun dari direksi RSMP yang resmi hanya 28 orang saja yang terpapar," kata Pangestu melalui teleconference, Jumat (15/5).

Saat ini, imbuhnya, tenaga medis yang dinyatakan positif telah menjalani masa isolasi, termasuk mereka yang tanpa gejala (OTG). "Kami tetap memantau dengan meningkatkan standar prosedur kesehatan COVID-19 dan pemeriksaan berkala," kata dia. 

1. Penyebaran COVID-19 bermula dari pasien positif yang dirawat pada 17 April

Direktur RS. Muhammadiyah Palembang, dr. Pangestu Widodo (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Direktur RS. Muhammadiyah Palembang, dr. Pangestu Widodo (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

RSMP menjelaskan kronologi awal penyebaran COVID-19 di kalangan tenaga medis di sana. Penularan terjadi setelah para karyawan menangani dan merawat pasien COVID-19.

"Pada 17 April, rumah sakit memang merawat pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19. Pada 20 April kami melakukan rapid test terhadap semua nakes yang kontak fisik dengan pasien, namun hasilnya negatif," jelas Pangestu.

2. Penularan terjadi dari satu orang pasien

Data hasil tes swab pasien COVID-19 (IDN Times/BBLK Palembang)
Data hasil tes swab pasien COVID-19 (IDN Times/BBLK Palembang)

Namun, setelah melakukan uji swab PCR pada 5 Mei, dari 29 sampel tenaga medis RSMP, hanya satu yang hasilnya negatif.  Sisanya, kata Pangestu, positif dengan tanpa menunjukkan gejala apapun alias OTG.

 Sejauh ini, rumah sakit telah memperketat pengawasan pemakaian Alat Pelindung Diri (APD).  Dia mengungkap, dari  28 tenaga medis yang terpapar, lima diantaranya adalah dokter. 

"Sebanyak 23 merupakan tenaga medis yang menular dari satu orang pasien. Sekarang rumah sakit juga telah sterilisasi ruang rawat inap pasien positif dengan desinfektan. Jadi bagi yang berobat tidak perlu khawatir, karena mereka sudah dirawat," terang dia.

3. Tenaga medis positif praktek di RSMP dan RSUD Bari

Ilustrasi rung isolasi COVID-19 (IDN Times/M Faiz Syafar)
Ilustrasi rung isolasi COVID-19 (IDN Times/M Faiz Syafar)

Sementara, dari informasi awal sebanyak 49 orang tenaga medis yang dinyatakan positif kemudian 28 orang berasal dari RSMP. Ternyata 21 orang lainnya berasal dari beberapa rumah sakit lain di Palembang yang juga praktek di RS Muhammadiyah dan bukan sebagai pegawai di sana.

Hal tersebut diungkapkan, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang, dr Makiani. Dia menyatakan bahwa memang ada tenaga medis yang turut bekerja di RSMP.

"Kalau petugas medis dari BARI yang praktek di sana (RSMP) ada, tapi tidak ada kalau masalah nakes Muhammadiyah yang sedang dirawat di sini. Mungkin kalau sedang dalam rujukan bisa jadi tapi nanti info selanjutnya belum ada," ungkap dia.

4. Tenaga medis positif termasuk dalam data tambahan pada 14 Mei 2020

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, Prof Yuwono (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, Prof Yuwono (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Terpisah, juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Sumatera Selatan (Sumsel) Yuwono mengatakan, tenaga medis yang terpapar virus corona merupakan pasien yang masuk dalam daftar penambahan 73 orang terkonfirmasi positif asal Palembang, pada Kamis (14/5).

"Ya dari 119 orang positif, 73 orang berasal dari Palembang dan tenaga medis masuk dalam daftar tersebut. Tapi untuk kepastian jumlah nakes yang positif saya tidak terlalu hapal," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Ita Lismawati F Malau
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Sedia Mantel! 10 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem di Sumsel Hari Ini

16 Apr 2026, 05:06 WIBNews