Sopir Tewas Ditusuk saat Antre BBM di Sumsel, Ini Respons Pertamina

- Seorang sopir truk tewas akibat penusukan saat antre BBM solar di SPBU Jalan Noerdin Pandji, Sumatra Selatan, pada malam 2 Juni 2026.
- Pertamina Patra Niaga menyampaikan duka cita dan mendukung penuh proses hukum yang ditangani aparat terkait insiden tersebut.
- Sebagai langkah tanggung jawab, Pertamina berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk evaluasi antrean, keamanan, serta memastikan stok Biosolar dan pelayanan tetap lancar.
Palembang, IDN Times - Pertamina Patra Niaga merespons insiden penusukan yang menyebabkan sopir truk tewas di SPBU Jalan Noerdin Pandji, Sumatra Selatan. Kejadian berlangsung 2 Juni 2026 malam itu bermula dari adanya perselisihan saat mengantre BBM solar.
"Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, kejadian berlangsung di luar area operasional SPBU," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, Rabu (3/6/2026).
1. Pertamina siap mendukung kebutuhan informasi kejadian

Rusminto menyampaikan, pascaperistiwa tersebut, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel prihatin dan ikut merasakan duka cita. Pertamina mendukung seluruh proses penanganan dan pendalaman kasus di bawah kewenangan aparat.
"Pertamina turut berduka cita atas korban. Kami menghormati proses penanganan yang dilakukan aparat dan siap mendukung kebutuhan informasi yang diperlukan sesuai ketentuan berlaku," katanya.
2. Petugas marshal dipastikan siaga di TKP SPBU

Rusminto mengatakan, sebagai bentuk sikap tanggung jawab, Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan operasional tetap berjalan sesuai ketentuan. Serta melakukan evaluasi terhadap aspek pengaturan antrean, pengawasan, pelayanan dan keamanan di area SPBU.
"Untuk mendukung kelancaran pelayanan dan pengaturan kendaraan di lokasi, kami memastikan petugas marshal siaga di SPBU, untuk membantu pengaturan antrean dan menjaga ketertiban di area SPBU," jelas dia.
3. Imbau masyarakat ikuti aturan saat berada di SPBU

Rusminto menegaskan, Pertamina Patra Niaga terus melakukan monitoring ketersediaan stok Biosolar di SPBU, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Termasuk, melakukan koordinasi dengan aparat setempat upaya menjaga ketertiban dan keamanan.
Pertamina Patra Niaga lanjut dia, mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas SPBU untuk mendukung kelancaran pelayanan. Apabila masyarakat membutuhkan informasi produk dan layanan, silakan menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135.






![[BREAKING] Wakil Bupati PALI Ditangkap Penyidik Pidsus Kejati Sumsel](https://image.idntimes.com/post/20250210/1000127120-679b8fb0461ad11c7448d145cee7fdab-3f980f0298d4b94e7066ad042c72dc7c.jpg)










![[FOTO] Jemaah Haji Kloter I Debarkasi Palembang Tiba di Tanah Air](https://image.idntimes.com/post/20260602/upload_f8991d3ff0e1eccbbc4e4bacf4c6b5af_4f2a82e8-e40c-4456-8c31-5bba894f676e_watermarked_idntimes-2.jpg)

