Kecelakaan Beruntun di Cinde 1 Orang Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Kecelakaan beruntun terjadi di bawah Stasiun LRT Pasar Cinde, melibatkan mobil Fortuner yang menabrak dua motor dan satu angkot hingga menyebabkan korban jiwa.
- Pengemudi Fortuner bernama Ahmad Nasuhi diduga hilang kendali, membuat kendaraan terus melaju tanpa terkendali dan menabrak beberapa kendaraan di depannya.
- Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Palembang, IDN Times - Kecelakaan beruntun terjadi di bawah Stasiun LRT Pasar Cinde. Pengemudi mobil Toyota Fortuner oleng dan menabrak dua pesepeda motor dan satu angkutan kota (kota). Akibatnya satu orang meningggal dunia dan beberapa korban lainnya terluka.
Kecelakaan tersebut diduga disebabkan pengemudi mobil Fortuner BG 1857 UP yang dikendarai Ahmad Nasuhi (57) hilang kendali. Akibatnya mobil menghantam kendaraan yang berada di depannya.
"Setibanya di lokasi kejadian, mobil Fortuner menabrak sepeda motor yang berada di depannya. Setelah itu kendaraan masih melaju tanpa terkendali dan kembali menabrak sepeda motor lain," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, Sabtu (6/6/2026).
1. Mobil sempat tak terkendali usai menabrak

Menurut Hermanto, pengemudi mobil Fortuner yang menabrak sepeda motor tak kunjung menghentikan laju kendaraannya. Mobil terus melaju hingga menghantam angkot bernopol BG 1031 IM yang berada di depannya.
"Setelah menabrak dua motor, mobil Fortuner masih melaju tak terkendali hingga menabrak angkot yang berada di jalur yang sama," jelasnya.
2. Satu orang meninggal dunia

Akibat kecelakaan ini, seorang bernama Devi yanto (39) warga Kemas Rindo, Kertapati mengalami luka berat. Dirinya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Charitas Palembang untuk mendapat pertolongan medis.
"Korban meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit," jelasnya.
3. Polisi masih lakukan penyelidikan

Sementara itu, empat korban lainnya mengalami luka-luka. Pengemudi angkot bernama Ahmad Ridwan (54) mengalami luka di bagian dada dan dalam kondisi sadar.
Pengendara sepeda motor, M Abi (22), mengalami luka lecet pada kaki serta mengeluhkan sakit di bagian pinggang. Saat ini korban menjalani perawatan di RS Charitas.
Korban lainnya, Nariratih (34), dirawat di RS Charitas setelah mengalami luka pada kaki kiri dan memar di mata kanan. Sementara Abilyanyah Wijaya (4) mengalami luka lecet di bagian kepala, dada, dan punggung tangan kanan, serta masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu unit mobil Toyota Fortuner BG 1857 UP, satu unit sepeda motor Honda Beat BG 4423 ABN, dan satu unit Honda Beat BG 4241 ADC.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan beruntun yang menewaskan satu orang tersebut.
















