Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Mahasiswa KKN Unpari Terseret Arus Sungai Rawas, 1 Tewas Tenggelam
Mahasiswa Unpari ditemukan tewas tenggelam di Sungai Rawas dan dievakuasi warga. (Dok. IDN Times)
  • Empat mahasiswa KKN Unpari mengalami kecelakaan perahu di Sungai Rawas, Muratara, pada 27 Juli 2026; perahu terbalik sekitar pukul 15.00 WIB saat arus sungai deras.
  • Warga menyelamatkan tiga mahasiswa dan membawa mereka ke puskesmas, sementara Abdul Hadi Romadin, 21 tahun, sempat hilang terseret arus.
  • Tim Reaksi Cepat BPBD Muratara bersama warga menemukan Abdul Hadi Romadin meninggal tidak jauh dari lokasi; tiga penyintas masih trauma dan menjalani observasi serta pendampingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musi Rawas Utara, IDN Times – Sebanyak empat mahasiswa Universitas PGRI Silampari (Unpari) Lubuk Linggau mengalami kecelakaan perahu di Sungai Rawas, Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (27/7/2026).

Dari total korban yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tersebut, tiga mahasiswa berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan langsung dievakuasi. Sedangkan satu mahasiswa bernama Abdul Hadi Romadin (21), warga SP 11 Nibung, Kabupaten Muratara ditemukan tewas tenggelam setelah sempat hilang terseret arus.

1. Perahu yang diumpangi mahasiswa mendadak terbalik di tengah sungai

ilustrasi tenggelam (pexels.com/Senanur Ceylan)

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di aliran Sungai Rawas, Desa Rantau Kadam. Peristiwa bermula ketika empat mahasiswa KKN Unpari itu tengah beraktivitas mengarungi Sungai Rawas menggunakan perahu.

Namun di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi mendadak mengalami kecelakaan hingga terbalik dan menyebabkan seluruh penumpang terlempar ke air. Kondisi arus Sungai Rawas yang sedang deras langsung membuat keempat mahasiswa tersebut terseret aliran sungai.

Warga Desa Rantau Kadam yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan aksi pertolongan darurat menggunakan peralatan seadanya. Warga kemudian berhasil mengevakuasi tiga orang mahasiswa dari dalam air. Ketiganya langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

2. Korban tewas ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian tenggelam

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Kabid Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mugono, mengatakan usai menerima laporan pihaknya langsung turun melakukan upaya pencarian terhadap 1 orang mahasiswa lagi.

"Setelah dilakukan pencarian secara intensif oleh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama warga, korban terakhir yakni Abdul Hadi Romadin akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi sudah meninggal dunia," ujarnya.

3. Ketiga korban selamat masih trauma dan diobservasi di Puskesmas

ilustrasi tenggelam (pixabay.com/Miller_Eszter)

Sementara itu, Sekretaris Pelaksana KKN Unpari Lubuk Linggau, Riduan Febriandi menambahkan, tiga mahasiswa Unpari yang selamat dalam insiden tersebut masih mengalami trauma.

"Secara psikologis para korban yang selamat mengalami trauma mendalam dan tidak menyangka peristiwa tersebut akan terjadi. Sekarang mereka masih dilakukan observasi di puskesmas," jelasnya.

Saat ini, pihak Unpari Lubuk Linggau telah berada di Desa Rantau Kadam sembari menunggu arahan pimpinan. Para dosen terus melakukan pendampingan kepada para korban yang selamat hingga selesai.

Riduan juga menjelaskan bahwa standar operasional pelaksanaan KKN telah dijalankan dengan baik, mulai dari perizinan kepada pemerintah kota, kecamatan, hingga penyerahan mahasiswa ke desa tujuan.

"Total mahasiswa KKN di Desa Rantau Kadam ada 10 orang, belum lagi di desa tetangganya juga ada. Program KKN ini berlangsung selama 40 hari. Hingga saat ini pelaksanaan KKN telah memasuki hari ke-29 dan tersisa 11 hari lagi," ucapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article