Progres Jembatan Slab On Pile Tol Kayuagung, H-10 Lebaran Bisa Dilewati

Ditargetkan selesai H-10 lebaran dan bisa dimanfaatkan oleh pemudik
Ada peninggian atau raising dengan elevasi smooth
Waskita Sriwijaya Tol menempatkan lima pos pantau
Ogan Komering Ilir, IDN Times - Jelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, perbaikan ruas Tol Palembang-Kayuagung terus dikebut. Saat ini, tol sepanjang 37,6 kilometer tersebut akan dibuat jembatan slab on pile sepanjang 2,5 km dan ditargetkan selesai H-10 Lebaran dan bisa dimanfaatkan oleh pemudik dengan nyaman.
Progres konstruksi slab on pile jalur A berada di KM 345+150 sampai dengan 348+850. Maka, hingga 10 Maret mendatang, masih dilakukan pengaturan lalu lintas contraflow karena masih ada pekerjaan. Ditargetkan setelah itu arus lalu lintas dapat dilalui dua arah.
1. Ada peninggian atau raising dengan elevasi smooth

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, Panji Krisna Wardana, mengatakan penanganan ruas Tol Palembang-Kayuagung saat ini sudah dilakukan pembuatan jembatan slab on pile sepanjang 2,5 km, di antaranya ada peninggian atau raising dengan elevasi smooth.
Nantinya sepanjang kurang lebih 3 km akan menggunakan jembatan, termasuk ada raising kemudian masuk kembali ke ruas jalan masing-masing ke arah Lampung dan Palembang.
"Jalan rusak yang sempat viral kemarin, juga akan dipasang jembatan (slab on pile). Jadi, nanti di H-10 bisa digunakan untuk satu lajur untuk arah ke Palembang dan satu lajur ke arah Lampung," ujarnya.
2. Waskita Sriwijaya Tol menempatkan lima pos pantau

Manajer Operasional PT Waskita Sriwijaya Tol, Sabdo Hari Mukti, mengatakan pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas yang memungkinkan kendaraan tetap melintas dari dua arah.
"Saat ini memang tengah dalam tahap pemeliharaan dan perbaikan berkala, guna meningkatkan kualitas layanan serta memastikan keselamatan pengguna jalan. Kami memohon maaf kepada pengguna jalan tol atas ketidaknyamanan yang muncul selama proses perbaikan berlangsung," ungkapnya.
Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna tol, Waskita Sriwijaya Tol menempatkan lima pos pantau yang tersebar dari KM 345 hingga KM 348 untuk memonitor arus lalu lintas secara real-time
"Kami juga memasang imbauan sebelum memasuki area rekayasa, petugas lapangan standby sepanjang hari," ucapnya.
3. Akan ada diskon tarif tol pada tanggal-tanggal yang sudah ditetapkan

Waskita Sriwijaya Tol memprediksi kendaraan yang melintas pada H-10 hingga H+10 rata-rata harian sebanyak 14.994 kendaraan. Puncak arus mudik diperkirakan 20.900 pada 18 Maret 2026 atau H-3 dan puncak arus balik 24 Maret 2026 sebanyak 21 ribu kendaraan.
"Kami juga akan menambah entrance toll yang saat ini 2 titik menjadi 3 titik. Diberikan diskon tarif juga pada 14 Maret sebesar 10 persen, 15-16 Maret 30 persen, dan pada 25-26 Maret serta 10 persen pada 27 Maret, jelas Sabdo.














![[BREAKING] Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Tutup Usia](https://image.idntimes.com/post/20240408/img-20240408-wa0021-fb40c0c55e97fe1bd3a09e42a969990c.jpg)


