Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

2 Siswi SD Empat Lawang Hanyut Saat Mandi di Sungai Musi

2 Siswi SD Empat Lawang Hanyut Saat Mandi di Sungai Musi
Tim SAR Palembang saat melakukan pencarian dua siswi SD yang tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang. (Dok. SAR Palembang)
Intinya Sih

  • Dua siswi SD di Empat Lawang hanyut saat mandi di Sungai Musi karena arus mendadak deras, sementara keduanya tidak bisa berenang.
  • Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga 10 kilometer ke arah tenggara dengan bantuan perahu rafting dan koordinasi warga sekitar sungai.
  • Pencarian terkendala arus deras dan bebatuan besar, namun tim tetap siaga dengan peralatan lengkap serta imbauan kewaspadaan bagi masyarakat sekitar bantaran sungai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Empat Lawang, IDN Times -‎Dua siswi SD di Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan hanyut saat mandi di Sungai Musi, Desa Karang Gede, Kecamatan Sikap Dalam, Rabu (6/5/2026) siang.

Kedua korban diketahui bernama lse Zagrani dan Ledis Bulandari, pelajar SD Negeri 01 Sikap Dalam. Saat kejadian, arus sungai mendadak meningkat sehingga menyeret tubuh keduanya. Hingga Kamis (7/5/2026), dua siswi yang berusia 14 tahun ini masih dalam pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan.

1. Kedua korban tidak bisa berenang

Tim SAR Palembang saat melakukan pencarian dua siswi SD yang tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang.
Tim SAR Palembang saat melakukan pencarian dua siswi SD yang tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang. (Dok. SAR Palembang)

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin mengatakan, peristiwa tragis bermula sekitar pukul 12.30 WIB ketika korban bersama empat temannya pergi ke Sungai Musi untuk mandi dan berenang usai pulang sekolah.

"Saat asyik bermain air, arus sungai mendadak menyeret tubuh mereka. Tiga anak lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Else dan Bulan diketahui tidak memiliki kemampuan berenang, akhirnya hanyut terbawa arus deras. Teman-temannya yang mengetahui kejadian tersebut sempat takut melapor ke orangtua.

“Menurut keterangan warga, kedua korban sempat terlihat saling berpelukan saat terseret arus sebelum akhirnya tenggelam di tengah sungai,” jelasnya.

2. Area pencarian diperluas hingga sekitar 10 kilometer ke arah tenggara

Tim SAR Palembang saat melakukan pencarian dua siswi SD yang tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang.
Tim SAR Palembang saat melakukan pencarian dua siswi SD yang tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang. (Dok. SAR Palembang)

Saat ini, operasi pencarian telah memasuki hari kedua dengan fokus penyisiran di sepanjang aliran sungai. Pencarian dilakukan menggunakan perahu rafting karena kondisi sungai cukup deras dan berbatu.

"Area pencarian diperluas hingga sekitar 10 kilometer persegi ke arah tenggara. Selain menyisir permukaan sungai, petugas juga menyebarkan informasi kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir Sungai Musi agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban," ungkap Raymond.

3. Derasnya arus sungai serta banyaknya bebatuan besar menyulitkan pencarian

Tim SAR Palembang saat melakukan pencarian dua siswi SD yang tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang.
Tim SAR Palembang saat melakukan pencarian dua siswi SD yang tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang. (Dok. SAR Palembang)

Operasi SAR melibatkan personel gabungan dari Basarnas Palembang, TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa, relawan hingga warga setempat. Petugas menyiagakan peralatan lengkap mulai dari perahu rafting, alat penyelamatan air, hingga perangkat komunikasi radio. Tim juga melakukan tindakan penyelaman jika kondisi debit air dan visibilitas di dasar sungai memungkinkan.

Namun proses pencarian tidak berjalan mudah. Arus sungai yang deras, serta banyaknya bebatuan besar di sungai menjadi tantangan utama yang membahayakan tim penyelamat.

“Jika kondisi memungkinkan, pencarian akan dilanjutkan dengan metode penyelaman,” ucapnya.

Atas peristiwa ini, Raymond mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar bantaran sungai. Ia menekankan pentingnya kemampuan berenang bagi warga yang sering berinteraksi dengan wilayah perairan yang dalam.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More