Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perbaikan Jalan, Kemacetan Mengular di Jalintim KM 17 Palembang-Betung
Perbaikan jalan di KM 17 Jalintim Palembang-Betung menyebabkan kemacetan panjang. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)
  • Perbaikan jalan di Jalintim KM 17 Palembang-Betung menyebabkan kemacetan panjang, dengan sistem buka-tutup jalur karena satu sisi masih dalam proses perbaikan.

  • Polres Banyuasin menyiagakan personel di beberapa titik strategis dan menerapkan pengaturan lalu lintas selama 16 hari, mulai 14 hingga 31 Juli 2026.

  • Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan memakai jalur alternatif atau Tol Betung yang dibuka secara fungsional untuk kendaraan kecil guna menghindari kemacetan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyuasin, IDN Times - Perbaikan jalan di Jalan Lintas Timur, tepatnya di KM 17 Palembang-Betung, Sumatra Selatan menyebabkan kemacetan panjang di kawasan tersebut. Berdasarkan pantauan IDN Times, Rabu (15/7/2026), di lokasi perbaikan tampak aparat Polres Banyuasin memberlakukan buka-tutup jalan, karena satu jalur masih dalam proses perbaikan.

Arus lalu lintas yang didominasi oleh kendaraan bertonase berat, mobil pribadi, serta sepeda motor tampak bergantian untuk melintas di kawasan tersebut. Tampak tak ada pekerja perbaikan yang melakukan aktivitas di lokasi tersebut pada pagi hari.

Dari arah Palembang, arus lalu lintas mulai melambat di Simpang Tanah Mas dan Simpang Y Pangkalan Benteng. Sementara dari arah Betung, kemacetan sudah terjadi di SPBU Rejodadi, KM 28. Pelambatan arus lalu lintas kendaraan yang melintas di wilayah ini diperkirakan mencapai belasan kilometer.

1. Pengaturan lalu lintas dilakukan selama 16 hari

Petugas Satlantas Polres Banyuasin tengah mengatur jalan saat pemberlakukan buka-tutup akibat perbaikan jalan di KM 17 Jalintim Palembang-Betung. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Kanit Turjawali Satlantas Polres Banyuasin, Ipda Taswin Noviar, mengatakan pihaknya menyiagakan personel di sejumlah titik agar lalu lintas tetap tertib. Beberapa titik personel siaga yakni di Simpang Y Pangkalan Benteng, SPBU KM 16, Gerbang Tol Musi Landas, Simpang Air Batu, Simpang Semuntul, dan Simpang Alfa One.

"Untuk pengaturannya ini kami laksanakan kurang lebih 16 hari, terhitung mulai 14 Juli sampai 31 Juli," ujar Taswin.

2. Kemacetan terjadi sejak pagi hari

Kanit Turjawali Satlantas Polres Banyuasin, Ipda Taswin Noviar. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Kemacetan di lokasi tersebut mulai terjadi pada pagi hari, semakin parah pada siang hari hingga menjelang sore hari. Taswin berujar, kemacetan termonitor sejak hari pertama perbaikan, yakni 14 Juli 2026 kemarin.

"Untuk dari arah Palembang mulai macet di Simpang Tanah Mas. Begitu juga sebaliknya, dari arah Betung, buntut (kemacetan) sudah terjadi di KM 28, SPBU Rejodadi," kata dia.

3. Tol Betung dibuka fungsional untuk kendaraan kecil

Arus lalu lintas di KM 17 Jalintim Palembang-Betung yang padat saat perbaikan jalan. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Taswin mengimbau masyarakat yang perlu melewati jalan ini untuk bisa menggunakan jalur alternatif. Dari arah Palembang, jalur alternatif yang bisa dipakai yakni lewat Tanah Mas atau masuk dari samping SPBU Alang-alang Lebar yang bisa tembus ke Alfa One atau Simpang Semuntul serta Rawang Sari.

"Sebaliknya, dari arah Betung, kami sudah berkoordinasi dengan pengelola tol untuk sementara ini dibuka secara fungsional melalui Gerbang Tol Musi Landas keluar ke Karang Anyar. Namun hanya untuk kendaraan kecil saja," ujar Taswin.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat yang terbiasa menggunakan mobil melintasi lokasi tersebut, untuk sementara waktu mengendarai sepeda motor agar aktivitas bisa lebih efisien.

Curated For You

Editorial Team

Related Article