Pelajar SMP Ditusuk dan Terseret Saat Pertahankan Ponsel dari Jambret

- Pelajar SMP MA (14) dirawat setelah ditusuk di kepala dan mengalami luka lecet saat mempertahankan ponselnya dari dua penjambret di depan rumahnya di Kemuning, Palembang.
- Korban sempat melawan dan memegang motor pelaku, namun terseret sekitar tujuh meter; pelaku membawa kabur satu unit ponsel Poco X7.
- Polrestabes Palembang telah menerima laporan pencurian dengan kekerasan dan sedang mengumpulkan keterangan saksi untuk mengidentifikasi serta memburu kedua pelaku.
Palembang, IDN Times - Aksi penjambretan kembali memakan korban di Kota Palembang. Seorang pelajar SMP berinisial MA (14) harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah ditusuk di bagian kepala dan mengalami luka lecet saat berusaha mempertahankan telepon genggamnya dari dua pelaku yang beraksi di depan rumahnya.
"Korban sedang main HP di depan rumah. Tiba-tiba dua pelaku datang menggunakan sepeda motor, berhenti, lalu salah satunya langsung merampas HP korban," ungkap bibi korban Effiyandah (56), Rabu (29/7/2026).
1. Korban sempat mempertahankan ponselnya

Efflyandah menuturkan, peristiwa itu bermula saat korban tengah bermain telepon genggam di depan rumahnya di kawasan Kemuning, Palembang. Tiba-tiba dua pria yang berboncengan sepeda motor menghampiri korban dan merampas ponsel korban.
Meski sempat berusaha mempertahankan barang miliknya, korban tidak mampu menghalau pelaku. Setelah berhasil menguasai telepon genggam tersebut, pelaku kembali menaiki sepeda motor yang telah dikendarai rekannya untuk melarikan diri.
"Keponakan saya sempat melawan. Saat pelaku naik motor, korban masih berusaha memegang motor dari belakang," jelasnya.
2. Korban terseret sekitar 7 meter

Akibat kejadian ini korban mengalami luka disekujur tubuh dan kehilangan satu unit telpon genggam Poco X7 yang dibawa kabur pelaku. Keluarga berharap polisi dapat segera mengungkap identitas pelaku agar kejadian serupa tidak kembali menimpa warga lainnya.
"Akibatnya dia terseret sekitar tujuh meter," jelasnya.
3. Polisi masih lakukan penyelidikan

Sementara itu, petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Hendra Yuswoyo, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.
"Laporan sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Pidana Umum, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," ujar Hendra.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku penjambretan tersebut.


















