Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pasutri di Banyuasin Ditemukan Tewas Membusuk di Kebun Karet
Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pasutri di kebun karet. (Dok. Polres Banyuasin)
  • Sepasang suami istri asal Desa Pulau Harapan ditemukan tewas membusuk di kebun karet milik mereka di Dusun II Muara Damai, Banyuasin, pada Minggu malam.
  • Saksi bernama Aminah dan cucunya menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa; pria tergantung di pohon karet dan wanita tergeletak di bawahnya.
  • Keduanya diketahui tidak pulang sejak Jumat pagi; polisi telah mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan forensik guna memastikan penyebab kematian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyuasin, IDN Times – Sepasang suami istri ditemukan tewas dengan kondisi sudah membusuk di kebun karet milik mereka di Dusun II Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Minggu (19/7/2026) malam.

Korban bernama Ja'al Dewantara (47) dan istrinya Roviko (45) yang merupakan warga Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin. Penemuan pasutri yang tewas di dalam kebun karet ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bersama cucunya yang tengah melintas di kebun karet tersebut.

1. Kedua korban ditemukan oleh warga yang tengah melintas bersama cucunya

Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pasutri di kebun karet. (Dok. Polres Banyuasin)

Kasi Humas Polres Banyuasin, Iptu Abu Bakar, mengatakan saksi tersebut merupakan seorang warga bernama Aminah (55) dan cucunya, Aisha Fitri (11). Saat itu keduanya hendak menuju rawa untuk mandi sekitar pukul 17.30 WIB.

Kebetulan, rawa tersebut melintasi kebun karet milik korban. Saat itulah sang cucu melihat ada seseorang di kebun dan langsung memberi tahu neneknya.

"Begitu dicek, kedua korban sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Saksi akhirnya pulang dan memberitahu warga lain. Selanjutnya, warga kembali ke lokasi untuk memastikan apakah kedua korban dikenali," ujarnya, Senin (20/7/2026).

2. Kondisi kedua jenazah telah mengalami pembusukan

Ilustrasi Jenazah. (IDN Times/Esti Suryani)

Rupanya warga yang baru saja datang langsung mengenali kedua korban. Akhirnya para saksi melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa. Dari pemerintah desa, diteruskan untuk melapor ke Polsek Banyuasin III.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Banyuasin III, Reskrim Polres Banyuasin, dan Tim Inafis Polres Banyuasin langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian.

"Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban laki-laki ditemukan dalam posisi tergantung pada pohon karet. Sedangkan korban perempuan ditemukan tergeletak di bawah depan korban laki-laki. Saat ditemukan, kondisi kedua jenazah telah mengalami pembusukan," jelasnya.

3. Korban dilaporkan tak pulang ke rumah sejak berangkat Jumat

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

Sementara berdasarkan keterangan keluarga, kedua korban diketahui berangkat menuju kebun milik mereka pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Sejak itu, keduanya tidak pulang ke rumah. Diketahui dari pihak keluarga, keduanya sejauh ini tidak memiliki permasalahan apa-apa.

Pihaknya langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi. Kedua jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian.

"Kami meminta masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian korban. Lebih baik menunggu hasil penyelidikan serta pemeriksaan forensik yang saat ini masih dalam penyelidikan," ungkapnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article