Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hilang Diseret Buaya, Jasad Pemuda di Banyuasin Ditemukan Meninggal

Hilang Diseret Buaya, Jasad Pemuda di Banyuasin Ditemukan Meninggal
Personel Ditpolairud Polda Sumsel saat mencari korban hilang diterkam buaya. (Dok. Polda Sumsel)
Intinya Sih
  • Jasad Ipan Nurzaman ditemukan mengapung sekitar 450 meter dari lokasi awal setelah empat hari hilang diterkam buaya di perairan Desa Teluk Betung, Banyuasin, Sumsel.
  • Polda Sumsel menyebut korban diduga tewas akibat serangan buaya, namun penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan keterangan saksi.
  • Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada beraktivitas di kawasan perairan yang menjadi habitat buaya untuk mencegah insiden serupa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Jasad Ipan Nurzaman (26) akhirnya ditemukan setelah empat hari hilang diterkam buaya di perairan Desa Teluk Betung, Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel). Jasad Ipan diketahui mengapung sekitar 450 meter dari lokasi awal kejadian, dan ditemukan pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

"Korban sudah ditemukan dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk proses identifikasi. Dari dugaan awal, korban diterkam buaya," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Jumat (10/7/2026).

1. Penyebab kematian masih diselidiki

Personel Ditpolairud Polda Sumsel saat mencari korban hilang diterkam buaya.
Personel Ditpolairud Polda Sumsel saat mencari korban hilang diterkam buaya. (Dok. Polda Sumsel)

Nandang menjelaskan, proses pencarian korban melibatkan berbagai unsur SAR sejak hari pertama laporan diterima. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban diduga meninggal dunia akibat serangan buaya.

"Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan pendalaman penyidik melalui keterangan para saksi," bebernya.

2. Masyarakat diminta waspada beraktivitas di wilayah rawan

Pemancing di Batu Ampar diterkam buaya
Pemancing di Batu Ampar diterkam buaya. (Dok.IDN Times)

Dirinya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan yang diketahui menjadi habitat satwa liar, khususnya buaya, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan perairan yang diketahui menjadi habitat satwa liar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan," jelasnya.

3. Korban hilang saat memperbaiki kapal

Personel Ditpolairud Polda Sumsel saat mencari korban hilang diterkam buaya.
Personel Ditpolairud Polda Sumsel saat mencari korban hilang diterkam buaya. (Dok. Polda Sumsel)

Diberitakan sebelumnya, Ipan dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat memperbaiki perahu jukung di perairan Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, pada Senin (6/7/2026). Korban bersama rekan-rekannya diketahui melompat ke sungai sebelum akhirnya disambar buaya.

Peristiwa tersebut sontak membuat rekan korban dan warga sekitar panik. Upaya pencarian secara mandiri sempat dilakukan, namun korban tidak berhasil ditemukan sehingga kejadian itu dilaporkan kepada tim SAR. Tim gabungan kemudian menyisir aliran sungai dan melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet serta peralatan pendukung lainnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More