Diduga pandangan sopir bus Damri terhalang oleh kabut asap yang menyelimuti tol sehingga ia melakukan pengereman mendadak. Itu merujuk pada sejumlah foto dan video yang beredar, tampak kondisi kabut asap cukup pekat di lokasi kejadian.
Gerbang Tol Palembang Tutup Karena Kabut Asap, Pengendara Putar Balik

- Pengendara di Gerbang Tol Palembang sempat diminta putar balik sekitar pukul 06.00 WIB karena jarak pandang tertutup kabut tebal, dengan durasi pembatasan belum pasti.
- PT Hutama Karya menyatakan tidak ada penutupan total; arus diberlakukan buka-tutup atas rekomendasi kepolisian dan kembali normal sekitar pukul 07.00 WIB setelah kabut pagi mereda.
- Sehari sebelumnya, dua bus Damri dan ALS terlibat kecelakaan beruntun di Tol Palembang–Indralaya KM 9+700; pandangan sopir Damri diduga terhalang kabut pekat.
Palembang, IDN Times - Sejumlah pengendara yang hendak memasuki Gerbang Tol Palembang pada Minggu (6/9/2026) pagi harus putar balik dikarenakan ada penutupan gerbang tol oleh petugas.
Salah satu pengendara, Faqih Prasetyo, yang hendak masuk gerbang tol pukul 06.00 WIB mengaku disetop oleh petugas dengan alasan keamanan. Faqih juga menunjukkan kondisi video saat hendak memasuki gerbang tol yang sudah diselimuti kabut asap. Video tersebut lantas diunggah oleh akun Instagram @oypalembang dan mendapat beragam respons dari warganet.
"Banyak mobil ngantre masuk tol tadi pagi, terpaksa putar balik. Kata petugas, demi keamanan, sementara tidak bisa melewati tol dulu," ujar Faqih saat dihubungi IDN Times, Minggu (6/9/2026).
1. Pengendara tetap dilarang masuk demi alasan keamanan

Kondisi gerbang Tol Palembang yang diselimuti kabut asap pada Minggu (6/9/2026). (Dok. Faqih Prasetyo/oypalembang) Tampak dari rekaman tersebut, beberapa kendaraan yang sempat mengantre berangsur-angsur putar balik. Faqih mengaku dari keterangan petugas, tol ditutup karena kabut asap. Terkait berapa lama penutupan, petugas tersebut belum bisa memastikan.
"Tetap tak bisa masuk walaupun kami bilang akan pelan-pelan. Jadi kami putar balik lewat jalan biasa, yang kondisinya masih sama, diselimuti kabut asap tebal," ucapnya.
2. Pihak HK sebut ada buka tutup arus dari kepolisian

Beberapa kendaraan putar balik saat tib di gerbang Tol Palembang yang diselimuti kabut asap pada Minggu (6/9/2026). (Dok. Faqih Prasetyo/oypalembang) Terkait penutupan gerbang tol ini, Regional Head Sumatra Bagian Selatan PT Hutama Karya (Persero) Arief Yeri Kristanto membantah ada penutupan Gerbang Tol Palembang karena kabut asap.
"Tidak ada penutupan. Tadi pagi dilakukan buka-tutup sekitar jam 6 pagi atas rekomendasi pihak kepolisian dikarenakan kabut pagi hari cukup tebal, tetapi arus lalu lintas sudah normal kembali sekitar jam 7 pagi setelah kabut sudah tidak ada lagi. Jadi ini bukan kabut asap, tapi fenomena kabut pagi hari yang terjadi dari menjelang pagi sampai dengan menjelang jam 7 pagi," ungkapnya.
3. Sempat terjadi kecelakaan beruntun di tol karena kabut asap

Kondisi Bus DAMRI yang ringsek akibat menabrak Bus ALS di Tol Palindra. (Dok. IDN Times) Sehari sebelumnya, kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Palembang–Indralaya (Palindra), Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, tepatnya di KM 9+700 A, Sabtu (5/9/2026) pukul 06.30 WIB. Dua bus penumpang, yakni Damri dan ALS 388. Bus Damri menabrak bagian belakang bus ALS yang melaju dari arah yang sama.
Benturan mengakibatkan bagian depan bus Damri mengalami kerusakan cukup parah setelah bertabrakan dengan bus ALS. Sejumlah penumpang juga terlihat berada di sekitar lokasi kejadian.




















