Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kualitas Udara Memburuk Imbas Karhutla, SD-SMP Muba Kini PJJ

Kab. Musi Banyuasin
Kualitas Udara Memburuk Imbas Karhutla, SD-SMP Muba Kini PJJ
Para siswa di SDN 8 Sekayu mengenakan masker saat pergi sekolah. (IDN Times/Yuliani)
  • Pemkab Musi Banyuasin mengalihkan pembelajaran PAUD hingga SMP menjadi PJJ mulai 16 September 2026 akibat kabut asap karhutla dan kualitas udara yang membahayakan kesehatan siswa.
  • Kebijakan berlaku sampai evaluasi ISPU menunjukkan kondisi membaik. Dikbud dan Kemenag berkoordinasi untuk sekolah serta madrasah, sementara SMA/SMK dikoordinasikan dengan Pemprov Sumsel.
  • ISPU Muba tercatat 137 dan Sekayu mencapai 175 kategori tidak sehat, dengan PM2.5 89,8 mikrogram per meter kubik. Sekolah diminta menyediakan platform mudah diakses dan materi fleksibel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Musi Banyuasin, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) akhirnya menerapkan langkah antisipatif untuk mengalihkan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Keputusan ini diterapkan setelah melihat kondisi pencemaran udara akibat dampak buruk bencana kabut asap karhutla yang membahayakan kesehatan, khususnya bagi peserta didik.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran nomor 400.3/391/Dikbud/2026 yang berlaku mulai 16 September 2026 sampai dengan batasan waktu yang akan disesuaikan kembali berdasarkan evaluasi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Pengalihan kegiatan pembelajaran ini berlaku bagi satuan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD dan SMP se-Kabupaten Muba.

  1. 1. Dikbud dan Kemenag sudah berkoordinasi agar bisa menjalankan instruksi Bupati Muba

    Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Syafarudin.
    Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Syafarudin. (IDN Times/Yuliani)

    Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Syafarudin, mengatakan berdasarkan laporan di lapangan, saat ini tingkat pencemaran udara di wilayah Sekayu dan sekitarnya sudah di atas 100 bahkan mengarah angka 200 dalam kategori Tidak Sehat.

    "Sembari kita terus melakukan proses pemadaman titik api di seluruh Muba ini, langkah pertama kita adalah menjaga kesehatan terutama bagi anak-anak sekolah," ujarnya Selasa (15/9/2026).

    Menurut Syafarudin, langkah ini perlu dilakukan sembari menunggu situasi mereda dan nilai ISPU kembali menunjukkan angka yang tidak membahayakan. Terkait PJJ, pihak Dikbud dan Kemenag sudah berkoordinasi agar bisa menjalankan instruksi Bupati Muba tersebut untuk di sekolah dan madrasah.

    "Selain itu kita sudah sudah berkoordinasi dengan Dikbud Sumsel terkait KBM untuk SMA/SMK. Karena itu merupakan kewenangan provinsi," tegas Syafarudin.

  2. 2. Pastikan platform pembelajaran yang tersedia mudah diakses siswa

    Ilustrasi skema PJJ.
    Ilustrasi skema PJJ (IDN Times/Imam Faishal)

    Syafarudin mengimbau semua sekolah untuk memberikan pelayanan dan fasilitas terutama internet yang lancar agar PJJ ini bisa berjalan dengan baik.

    "Kita berharap para tenaga pendidik menyusun materi serta penugasan yang fleksibel, terukur, dan tidak membebani peserta didik selama PJJ. Pastikan juga platform pembelajaran yang tersedia mudah diakses oleh siswa," jelas Sekda Muba.

  3. 3. Nilai ISPU Sekayu mencapai angka 175 atau Tidak Sehat

    Indeks kualitas udara (AQI+) di Sekayu.
    Indeks kualitas udara (AQI+) di Sekayu. (Dok. iqair.com)

    Plt Kepala DLH Muba, Thabrani Rizki menambahkan, saat ini nilai ISPU Kabupaten Muba yang diukur menggunakan alat AQ MS berada di angka 137 dan terus berubah setiap waktu. Maka itu pihaknya memberikan rekomendasi kepada Dikbud Muba untuk menggelar PJJ.

    "Ketentuannya apabila sudah di atas 100 maka kondisi udara sudah tidak sehat. Hasil ini kami berikan kepada Dikbud untuk menjadi dasar digelarnya pembelajaran secara daring. Karena saat ini masyarakat diimbau selalu menggunakan masker saat keluar ruangan," jelas Thabrani.

    Diketahui, hasil pemantauan kualitas udara di Sekayu, Selasa (15/9/2026) menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai. Berdasarkan data IQAir, kualitas udara Sekayu berada pada kategori tidak sehat dengan indeks 175 dan konsentrasi PM2.5 mencapai 89,8 mikrogram per meter kubik. Data tersebut berasal dari stasiun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More