Kesal Sering Hilang Uang, Warga Palembang Pasang Baliho Soal Tuyul

- Warga Jalan Gubernur H.A Bastari, Palembang, resah karena sering kehilangan uang secara misterius selama lebih dari tiga tahun tanpa jejak yang jelas.
- Masyarakat memasang baliho berukuran 2x1 meter sebagai sindiran bagi pihak yang diduga memelihara tuyul agar tidak melepas peliharaannya di lingkungan mereka.
- Beberapa warga seperti Kartini dan Nelly mengaku kehilangan uang tabungan di rumah tanpa tanda pencurian, berharap kejadian mistis ini segera berhenti agar bisa hidup tenang.
Palembang, IDN Times - Warga Jalan Gubernur H.A Bastari, Lorong Budi Mulia, Jakabaring, Palembang digegerkan oleh kejadian misterius hilangnya uang yang disimpan di rumah. Warga menduga kejadian ini terjadi karena hal mistis lantaran adanya warga yang diduga memelihara tuyul.
"Ini bukan hal baru. Sudah hampir tiga tahun lebih warga di sini sering kehilangan uang tanpa jejak," ungkap salah satu warga bernama Mamad, Jumat (27/3/2026).
1. Warga sindir pemilik tuyul lewat baliho

Mamad menjelaskan, pemasangan baliho berukuran 2x1 yang dilakukan masyarakat sengaja dilakukan untuk menyindir pemilik tuyul. Dalam tulisan terlihat, warga memberikan imbauan kepada pemilik tuyul untuk tidak melepas peliharaannya di dalam kampung.
Pemasangan baliho sontak menimbulkan perbincangan warga. Pasalnya, tak hanya satu warga yang merasakan dampak tersebut, melainkan banyak warga yang mengaku kehilangan uang secara misterius.
"Kalau malam sebelum tidur uang masih utuh, tapi paginya saat mau dipakai untuk belanja, jumlahnya sudah berkurang," jelasnya.
2. Berharap yang punya tuyul sadar

Mamad menjelaskan bahwa kisah mengenai hilangnya uang warga menjadi perbincangan dari mulut ke mulut. Salah satu korban bernama Kartini bahkan menabung selama beberapa waktu untuk keperluan membangun rumah, namun setelah dicek, uang yang ditabung raib.
"Makanya kami pasang baliho ini, supaya yang merasa memelihara ‘tuyul’ sadar dan tidak melepasnya di kampung kami," jelas dia.
3. Warga berharap kasus pencurian uang dapat segera berakhir

Senada, warga bernama Nelly mengaku kerap kehilangan uang meski jumlahnya tidak besar. Dirinya mengingat terakhir kehilangan pada bulan puasa lalu sebesar Rp250 ribu.
"Kalau hilang di jalan mungkin wajar, tapi ini di dalam rumah tanpa jejak atau kerusakan. Itu yang bikin kami bingung," bebernya.
Nelly berharap kejadian serupa dapat diselesaikan dan kejadian pencurian uang secara misterius dapat berakhir.
"Kami cuma ingin hidup tenang. Cari uang itu susah, jadi tolong jangan ada lagi kejadian seperti ini," jelasnya.


















