Kambing Kurban Sekayu Full Booking Jelang Idul Adha, Mulai Rp2 Jutaan

Kambing selalu ditimbang secara berkala setiap satu bulan
Pengiriman hewan kurban dilakukan pada H-5 hingga H-2 sebelum Iduladha
DPTHP perketat pengawasan penjualan hewan kurban jelang lebaran
Musi Banyuasin, IDN Times - Jelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban kambing di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mengalami peningkatan signifikan. Bahkan di beberapa peternakan sudah full booking alias sudah dipesan khusus untuk Hari Raya Kurban 27 Mei 2026 mendatang.
Salah satunya di Barokah Farm Sungai Guci milik Reza, yang seluruh stoknya kini telah habis dipesan. Sebanyak 70 ekor kambing yang tersedia sudah full booking oleh pelanggan. Kondisi tersebut terjadi karena keterbatasan kapasitas kandang yang dimiliki.
1. Kambing selalu ditimbang secara berkala setiap satu bulan

Menurut Reza, tahun ini terjadi peningkatan permintaan hewan kurban terutama kambing dengan kualitas terbaik. Bahkan masyarakat sudah jauh-jauh hari memesan dan pihaknya selalu memastikan hewan tersebut dirawat agar layak memenuhi syarat hewan kurban.
"Alhamdulillah, untuk saat ini 70 ekor sudah full booking karena keterbatasan kapasitas kandang," ujarnya, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa kambing-kambing yang dipesan tidak langsung dikirim, namun tetap dirawat dengan baik hingga waktu penyerahan sesuai kesepakatan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin, meliputi kondisi kandang, kuku, gigi, serta mulut hewan.
"Kambing juga ditimbang secara berkala setiap satu bulan untuk memastikan pertumbuhan dan kondisi berat badan tetap optimal," jelasnya.
2. Pengiriman hewan kurban dilakukan pada H-5 hingga H-2 sebelum Iduladha

Barokah Farm juga menyediakan beberapa jenis kambing, di antaranya kambing Boer, kambing kacang, dan kambing Jawa Randu. Harga yang ditawarkan bervariasi, menyesuaikan ukuran dan bobot hewan, yakni mulai dari Rp2 jutaan hingga Rp7,5 juta, dengan berat berkisar 25 kilogram hingga 80 kilogram.
Reza menambahkan, tingginya permintaan juga dipengaruhi oleh masyarakat yang memesan jauh hari untuk menghindari kenaikan harga mendekati hari- H.
"Pengiriman hewan kurban biasanya dilakukan pada H-5 hingga H-2 sebelum Idul Adha, atau sesuai kesepakatan dengan pembeli," ucapnya.
3. DPTHP perketat pengawasan penjualan hewan kurban jelang lebaran

Sementara itu, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DPTHP) Kabupaten Muba, Muslim mengatakan, pengawasan terhadap hewan kurban yang diperjualbelikan di sejumlah wilayah menjelang Idul Adha sudah diperketat.
Pengawasan tersebut dilakukan melalui monitoring lapangan serta pemeriksaan kesehatan hewan ternak, baik sapi maupun kambing yang dijual oleh pedagang.
"Dalam waktu dekat, kami akan melakukan monitoring dan pengawasan hewan penjualan kurban. Pemeriksaan kesehatan terus dilakukan agar hewan yang dijual benar-benar sehat dan layak kurban. Kami juga mengimbau para pedagang hewan kurban untuk menjaga kebersihan kandang dan rutin memeriksakan kesehatan ternaknya," ungkapnya.


















