Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dokter RS Bhayangkara Palembang Siapkan Operasi Kedua Korban Bus ALS

Dokter RS Bhayangkara Palembang Siapkan Operasi Kedua Korban Bus ALS
Press rilis RS Bhayangkara Polda Sumsel terkait hasil pemeriksaan tim DVI korban kecelakaan Bus ALS (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Dua korban kecelakaan bus ALS di Muratara, Jumiatun dan Ngadiono, dirawat intensif di RS Bhayangkara Palembang dan dijadwalkan menjalani operasi kedua pada Senin, 11 Mei mendatang.
  • Operasi lanjutan dilakukan untuk mengangkat jaringan mati akibat luka bakar parah; Jumiatun mengalami luka bakar 90 persen dengan gangguan pernapasan, sementara Ngadiono menderita luka bakar 80 persen.
  • Kondisi Ngadiono menunjukkan kemajuan positif setelah dievakuasi dari RSUD Rupit, kini sudah bisa berkomunikasi dan mulai makan bubur secara mandiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Dua korban kecelakaan bus Antar Lintas Sumatra (ALS) di Musi Rawas Utara (Muratara) yakni, Jumiatun (35) dan Ngadiono (44) sedangmenjalani perawatan di ICU Polda Sumsel. Keduanya akan menjalani tindakan medis lebih lanjut dengan melakukan operasi lanjutan kedua di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Senin 11 Mei mendatang.

"Kedua pasien ini akan kita rencanakan operasi yang kedua. Operasi pertama dilakukan di RSUD Rupit. Operasi kedua akan kita lakukan pada hari Senin untuk operasi ulang," ungkap Karumkit RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol Budi Susanto, Sabtu (9/6/2026).

1. Operasi kedua ditujukan untuk mengangkat jaringan mati di tubuh korban

20260509_170742.jpg
Press rilis RS Bhayangkara Polda Sumsel terkait hasil pemeriksaan tim DVI korban kecelakaan Bus ALS (IDN Times/Rangga Erfizal)

Budi menjelaskan, operasi kedua ini merupakan tindakan medis untuk mengangkat jaringan mati pada tubuh korban. Operasi kedua ini harus dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa jaringan mati pada kulit korban.

"Kami sampaikan juga bahwa dalam kasus-kasus luka bakar bukan hanya kulit saja yang terbakar tetapi benda lain juga yang menempel pada tubuh korban," jelasnya.

2. Perkembangan kondisi luka bakar kedua korban

20260509_170955.jpg
Press rilis RS Bhayangkara Polda Sumsel terkait hasil pemeriksaan tim DVI korban kecelakaan Bus ALS (IDN Times/Rangga Erfizal)

Budi menjelaskan, kondisi kedua pasien dalam proses pemulihan karena luka bakar yang dideritanya. Korban Jumiatun diketahui mengalami luka bakar sebanyak 90 persen sedangkan, Ngadiono mengalami luka bakar sebanyak 80 persen.

"Kondisi Jumiatun lebih buruk karena mengalami trauma di area saluran pernapasan dan saluran cerna," jelasnya.

Untuk tindakan medis, korban Jumiatun diberikan alat bantu medis berupa ventilator untuk memastikan saluran pernapasannya berfungsi secara normal. Budi berharap, kondisi korban akan terus membaik dalam waktu dekat.

"Korban pakai alat bantu napas ventilator dan kondisi korban kita tidurkan dengan obat tidur supaya tidak merasakan nyeri yang hebat atau komplikasi akibat syok," jelasnya.

3. Satu korban menunjukan perbaikan kondisi kesehatan

IMG-20260508-WA0017.jpg
Rumah Singgah keluarga Korban di RS Bhayangkara Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Budi menambahkan, untuk korban Ngadiono saat ini terus menunjukan perbaikan kondisi kesehatan setelah dievakuasi menggunakan helikopter dari RSUD Rupit beberapa waktu lalu.

"Korban sudah berkomunikasi dan sudah bisa makan bubur," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More