Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS Dipulangkan ke Tegal, Jawa Tengah

Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS Dipulangkan ke Tegal, Jawa Tengah
Jenazah korban kecelakaan Bus ALS saat dibawa ke Lubuk Linggau. (Dok. Polantas Linggau)
Intinya Sih

  • Muhammad Farul Hubaidi, korban kecelakaan Bus ALS di Jalinsum Karang Jaya, meninggal dunia akibat gagal napas setelah mengalami luka bakar hingga 90 persen.
  • Jenazah Farul sempat dibawa ke RS Siti Aisyah Lubuk Linggau untuk proses pemulasaraan dan pengawetan sebelum dipulangkan ke kampung halamannya.
  • Setelah proses perawatan jenazah selesai, ambulans dari pihak Bus ALS memberangkatkan jenazah menuju Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat malam sekitar pukul 20.30 WIB.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Korban kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatra (ALS), Muhammad Farul Hubaidi (31), meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Jumat (8/5/2026). Farul sempat dirawat intensif akibat luka bakar serius.

Setelah meninggal dunia, jenazah korban diberangkatkan ke kampung halamannya di Tegal, Jawa Tengah, dengan fasilitas ambulans dari pihak PO Bus ALS.

"Jenazah akan diberangkatkan menuju Tegal menggunakan ambulans dari pihak Bus ALS yang berangkat dari Lubuk Linggau," ungkap Kadinkes Sumsel, Trisnawarman, Sabtu (9/5/2026).

1. Korban Farul mengalami luka bakar 90 persen

Tenda rumah singgah keluarga korban di RS Bhayangkara Palembang dengan spanduk bertuliskan Rumah Singgah Keluarga Korban.
Rumah Singgah keluarga Korban di RS Bhayangkara Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Trisnawarman menjelaskan, korban meninggal setelah operasi yang dilakukan oleh tim Medis RSUD Rupit. Farul dinyatakan meninggal dunia usai alami gagal napas.

Farul pun menjadi korban ke-18 yang meninggal dalam tragedi kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Karang Jaya, Rabu 6 Mei lalu.

"Fahrul Hubaidi meninggal dunia akibat gagal napas yang dipicu luka bakar mencapai 90 persen. Korban sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di ruang ICU, namun dinyatakan meninggal dunia di RSUD Muara Rupit sekitar pukul 12.55 WIB," jelasnya.

2. Pemulasaraan jenazah korban di RS Siti Aisyah Lubuk Linggau

identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Humas RS Siti Aisyah Lubuk Linggau, Yaser, membenarkan jenazah korban dibawa ke Lubuk Linggau untuk proses pemulasaraan di RS Siti Aisyah. Jenazah tiba didampingi pihak keluarga, Jumat 8 Mei sekitar pukul 18.30 WIB.

"Kedatangan mobil ambulans yang membawa jenazah ke Siti Aisyah sekitar pukul 18.30 WIB. Ada juga anggota keluarganya yang hadir mendampingi jenazah," bebernya.

3. Korban diberangkatkan Jumat malam ke Tegal

Kondisi bus ALS terbakar di Muratara.
Kondisi bus ALS terbakar di Muratara. (Dok. IDN Times)

Menurut Yaser, pihak rumah sakit telah melakukan proses pemulasaraan dan pengawetan jenazah sebelum dipulangkan ke kampung halaman korban di Tegal, Jawa Tengah. Ia menyebutkan, jenazah telah diberangkatkan sekitar pukul 20.30 WIB menggunakan ambulans melalui jalur darat menuju rumah duka.

"Kita pemulasaraan dulu, pengawetan dulu baru kita masukkan ke dalam peti, setelah itu dibawa ke Jawa. Karena kalau lebih dari 13 jam itu jenazah bisa mengalami pembusukan. Nah nanti saat menyeberang kapal itu yang menjadi masalah. Kalau sudah diformalin biasanya aman," ungkapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More