Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kabut dan Katering Bikin Jemaah Haji Kloter 1 Palembang Tertahan

Kabut dan Katering Bikin Jemaah Haji Kloter 1 Palembang Tertahan
Proses masuknya jemaah prioritas melalui jalur cepat garbarata di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Sebanyak 443 jemaah haji Kloter 1 Palembang mengalami keterlambatan keberangkatan akibat katering yang datang terlambat dan kabut tebal yang menurunkan jarak pandang di Bandara SMB II.
  • Sejumlah jemaah, termasuk lansia dan berisiko tinggi, sempat tertahan di garbarata serta bus sebelum akhirnya diperbolehkan boarding setelah kondisi penerbangan membaik.
  • Penerbangan menuju Kualanamu dan selanjutnya ke Timur Tengah tetap sesuai jadwal tanpa penambahan waktu tempuh, dengan persiapan haji yang telah dikoordinasikan bersama tim kesehatan dan imigrasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Sebanyak 443 jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Palembang mengalami keterlambatan keberangkatan saat hendak boarding menuju pesawat Saudi Arabia Airlines, Rabu (22/4/2026) pagi.

Keterlambatan tersebut terjadi dikarenakan dua faktor. Pertama, telatnya katering makan pagi untuk jemaah. Kedua, menurunnya jarak pandang penerbangan akibat kabut yang menyelimuti perlintasan pesawat.

"Saat ini masih menunggu catering yang belum sampai, sehingga penumpang belum bisa diboardingkan," ungkap General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional SMB II, Ahmad Syaugi Shahab, pada Rabu.

1. Jemaah lansia senpat tertahan di garbarata

Pesawat Saudia Airlines berada di landasan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang siap membawa jemaah haji kloter pertama.
Maskapai penerbangan Saudi Arabia Airlaine membawa jemaah haji kloter 1 Embarkasi Palembang dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Penerbangan yang semula dijadwalkan berlangsung pukul 07.10 WIB terpaksa mengalami penundaan dari jadwal keberangkatan perdana. Para jemaah yang sebelumnya tertahan di dalam bus maupun di garbarata Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang baru diperbolehkan masuk ke dalam pesawat setelah proses boarding kembali dibuka.

Pantauan IDN Times di lokasi, sejumlah jemaah yang seharusnya mendapatkan prioritas, seperti lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti), sempat tertahan di lorong garbarata menuju pesawat. Sementara itu, jemaah lain yang berada di dalam bus harus menunggu hingga petugas imigrasi memberikan izin untuk turun dan melanjutkan proses boarding ke dalam pesawat.

"Secara umum semua proses (keberangkatan dan persiapan) berjalan lancar," ungkap dia.

2. Jarak pandang sempat tertutup kabut

Pesawat penumpang besar berada di landasan Bandara SMB II Palembang yang diselimuti kabut tebal dengan beberapa petugas di sekitarnya.
Kabut menutupi perlintasan Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Hingga pukul 07.40 WIB, seluruh jemaah telah naik ke dalam pesawat Saudi Arabia Airlines. Sejumlah petugas terlihat membantu proses pemuatan barang bawaan penumpang ke dalam bagasi pesawat.

"Visibility tadi sempat 500 meter, biasa karena pagi habis hujan ada kabut," jelasnya.

Pintu pesawat ditutup sekitar pukul 07.50 WIB, sebelum akhirnya pesawat lepas landas pada pukul 08.15 WIB menuju Bandara Kualanamu.

3. Pesawat akan transit di Kuala Namu sebelum terbang ke tanah suci

Jemaah haji kloter pertama Embarkasi Palembang berjalan membawa koper menuju bus oranye sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Jemaah Haji kloter 1 Embarkasi Palembang menaiki pesawat (IDN Times/Rangga Erfizal)

Terkait durasi penerbangan, Syaugi memastikan tidak ada penambahan waktu tempuh menuju Timur Tengah. Rute penerbangan tetap sesuai jadwal dengan transit domestik sebelum melanjutkan perjalanan internasional.

"Ke Timur Tengah tidak ada penambahan jam. Setelah ini Kualanamu Medan baru direct (Tanah Suci)," ujarnya.

Ia menambahkan, persiapan penyelenggaraan haji tahun ini telah dilakukan sejak jauh hari melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk tim kesehatan dan imigrasi.

"Persiapan tahun ini sudah dilakukan berkali-kali melalui pertemuan dengan tim kesehatan dan imigrasi, dan stakeholder lainnya," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More