Car Free Day Palembang Kembali Diuji Coba 3 Mei, Apa Langkah Pemkot?

- Pemkot Palembang akan kembali menggelar uji coba Car Free Day pada 3 Mei di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jembatan Ampera setelah sebelumnya sempat ditunda.
- Penundaan CFD dilakukan karena banyak keluhan masyarakat terkait kemacetan dan kepadatan lalu lintas saat uji coba perdana yang menutup akses Jembatan Ampera.
- Dinas Perhubungan mengakui kekurangan personel saat uji coba sebelumnya dan berencana menambah petugas di titik rawan macet seperti Jembatan Musi IV dan VI.
Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang kembali merencanakan penyelenggaraan uji coba Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Jembatan Ampera pada 3 Mei nanti. Kegiatan uji coba tersebut dilakukan seiring dengan rencana launching CFD yang akan digelar pemerintah.
"Akan kita matangkan persiapan (uji coba CFD)," kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa, dikutip Minggu (18/4/2026).
1. CFD Palembang ditunda akibat banyak keluhan kemacetan

Diketahui sebelumnya, Pemkot Palembang menunda peresmian CFD yang seharusnya berlangsung pada 19 April 2026. Penundaan itu dilakukan karena banyak keluhan masyarakat mengenai dampak kemacetan dan kepadatan lalu lintas di sejumlah titik akibat Jembatan Ampera ditutup saat uji coba CFD perdana pada 11 April lalu.
"Car free day (peresmian) kita tunda dulu," ujarnya.
2. Pemkot akui kekurangan personel saat uji coba CFD

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Palembang Agus Supriyanto, mengakui jika uji coba CFD pada pekan lalu bisa disebut kurang berhasil. Sebab saat pelaksanaan rekayasa lalu lintas, pemkot kekurangan personel yang siaga di lokasi alternatif, setelah Jembatan Ampera ditutup.
"Memang di titik tersebut (Jembatan Musi IV dan VI) personel kami masih kurang, ke depan akan dilakukan penambahan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan," ujarnya 13 April 2026.
3. Pemkot bakal lakukan pembenahan CFD di titik rawan macet

Agus mengatakan, penyebab jumlah personel di lapangan saat uji coba masih belum memadai, karena dari total sekitar 100 personel yang dikerahkan, sebagian besar fokus di kawasan Sudirman-Ampera, sementara di Jembatan Musi VI hanya ada 2 regu dengan total 6-10 personel.
"Ke depan akan dilakukan penambahan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan," kata dia.

















