Anak Krakatau Erupsi, Gunung Marapi Sumbar Berstatus Waspada

- Gunung Marapi di Sumatra Barat tidak mencatat letusan maupun hembusan selama sepekan, meski Gunung Anak Krakatau erupsi pada 4 September 2026.
- Erupsi terakhir Marapi terjadi pada Juli 2026, tetapi tinggi kolom abu tidak terpantau karena puncak gunung tertutup kabut.
- PGA masih mendeteksi gempa kecil dan mempertahankan status Waspada Level 2; aktivitas Marapi tidak berkaitan dengan erupsi Anak Krakatau.
Padang, IDN Times - Gunung Marapi tidak menunjukkan adanya aktivitas vulkanik sejak sepekan belakangan saat Gunung Anak Krakatau erupsi pada Jumat (4/9/2026) lalu. Gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar tersebut hingga kini masih berstatus waspada level 2.
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Badan Geologi mencatat tidak adanya letusan ataupun hembusan yang terjadi sepanjang sepekan belakangan.
1. Erupsi terakhir di Gunung Marapi

Erupsi Gunung Marapi (Foto: Grup Whatsapp PGA Marapi) Petugas PGA Marapi, Bilal, mengatakan bahwa erupsi yang terjadi di Gunung Marapi terakhir tercatat pada Juli 2026 lalu dan hingga saat ini belum terjadi erupsi.
"Saat erupsi terjadi, puncak gunung tertutup kabut yang mengakibatkan ketinggian kolom abu tidak terpantau," katanya saat dihubungi IDN Times, Rabu (9/9/2026).
Meskipun begitu, menurutnya tidak tertutup kemungkinan terjadinya erupsi dalam waktu ke depan karena status Gunung Marapi yang masih aktif.
2. Terpantau adanya gempa

Erupsi Gunung Marapi di Sumatra Barat (Foto: Grup WhatsApp PGA Marapi) Meski tidak terpantau adanya erupsi, menurut Bilal, pihaknya masih mendeteksi adanya gempa-gempa berskala kecil dari Gunung Marapi.
"Gempa-gempa kecil masih terdeteksi. Tapi kekuatannya tidak terlalu terasa bagi yang berada di sekitar gunung," lanjutnya.
Ia mengatakan bahwa status Gunung Marapi saat ini masih tetap sama, berada pada status waspada level 2.
"Untuk rekomendasi dan kewaspadaan masih sama seperti sebelumnya, baik bagi masyarakat maupun bagi pemerintah daerah," katanya.
3. Gunung erupsi bersamaan

Erupsi Gunung Marapi di Sumbar (Foto: Istimewa) Menurut Bilal, erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu tidak berarti gunung lainnya akan ikut mengalami erupsi.
"Setiap gunung itu memiliki dapur magmanya masing-masing. Jadi tidak ada hubungannya dengan Gunung Anak Krakatau," katanya.
Kejadian beberapa gunung lainnya yang erupsi secara bersamaan pekan lalu, menurutnya, hanya karena timing kejadian yang hampir sama saja.




















