Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Udara di Sumbar Sangat Tidak Sehat Malam Hari, Apa Penyebabnya?

Kota Padang
Udara di Sumbar Sangat Tidak Sehat  Malam Hari, Apa Penyebabnya?
Kota Padang diselimuti kabut asap (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
  • Pemprov Sumatra Barat mencatat kualitas udara memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan di provinsi tetangga, dengan kondisi yang kerap berubah drastis dalam sehari.
  • Pada pukul 12.00–20.00 WIB, udara berada di zona kuning atau tidak sehat; mulai pukul 21.00 WIB, ISPU dapat mencapai 300 yang tergolong berbahaya.
  • Kondisi terburuk terjadi sekitar pukul 04.00 WIB sebelum menurun hingga pagi. DLH mengimbau warga memakai masker dan mengurangi aktivitas luar ruangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Padang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mencatat kualitas udara di daerah setempat terus memburuk dari hari ke hari akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di provinsi tetangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Kuartini Deti Putri menyatakan keadaan udara di Sumatra Barat saat ini sudah memasuki fase tidak sehat.

"Pergerakan udara di Sumatra Barat ini saat ini masih sembunyi-sembunyi. Perubahan udaranya sering bertukar dalam sehari," katanya.

  1. 1. Udara memburuk malam hari

    Kota Padang diselimuti kabut asap (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
    Kota Padang diselimuti kabut asap (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

    Menurut Kuartini, keadaan udara di Sumatra Barat saat ini sering berubah memburuk pada malam hari dan akan menurun pada siang hari.

    "Dari pantauan kami, pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB potensi udara kita berada pada fase kuning. Artinya udara itu sudah tidak sehat," katanya.

    Tetapi, keadaan tersebut berubah pada pukul 21.00 WIB saat udara mulai berubah memburuk bahkan tingkat ISPU di Sumatra Barat berada pada angka 300 yang berarti berbahaya.

  2. 2. Siang hari udara zona kuning

    Kota Padang diselimuti kabut asap (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
    Kota Padang diselimuti kabut asap (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

    Kuartini mengatakan, keadaan tersebut akan terus memburuk hingga menjelang subuh yaitu pada pukul 04.00 WIB dan sudah semakin tidak sehat.

    "Kenaikan tertinggi itu pada pukul 04.00 WIB dan akan kembali menurun hingga pukul 06.00 WIB yang keadaannya terus menurun," katanya.

    Menurutnya, pada siang hari keadaan udara di Sumatra Barat akan kembali pada zona kuning yang tetap berarti tidak baik untuk kesehatan.

  3. 3. Perubahan sembunyi-sembunyi

    Kota Padang diselimuti kabut asap (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
    Kota Padang diselimuti kabut asap (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

    Menurut Kuartini, fenomena tersebut terjadi karena adanya perubahan keadaan udara di Sumatra Barat berubah drastis secara tiba-tiba. "Pada pukul 12.00 WIB keadaan udara akan kembali pada zona kuning yang berarti tetap tidak baik untuk kesehatan," lanjutnya.

    Ia mengimbau masyarakat yang berkegiatan di luar rumah agar menggunakan masker. Atau jika memungkinkan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More