Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cekcok Perkara Status WA, Buruh Angkut Kena Bacok di Kepala

Cekcok Perkara Status WA, Buruh Angkut Kena Bacok di Kepala
Ilustrasi, tersangka. Shutterstock
Share Article

OKU, IDN Times - Tersinggung perkara status di WhatsApp, seorang pria di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), membacok rekannya sesama buruh angkut abu batu bara di pabrik PT Semen Baturaja. Tersangka Sutrimo (31) mengaku kesal melihat status korban Novi Apuansyah (41), dan merasa jika status itu ditujukan kepadanya.

"Tersangka tersinggung dengan kata-kata yang ada di status WhatsApp korban. Tersangka mengira status itu ditujukan ke dirinya," ungkap Kasi Humas Polres OKU, AKP Mardi Nursal, Selasa (1/2/2022).

1. Tersangka merasa disinggung oleh korban

Ilustrasi penusukan (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi penusukan (IDN Times/Sukma Shakti)

Mardi mengungkapkan, tersangka sempat menanyakan maksud status WhatsApp kepada korban. Dalam status tersebut tertulis kalimat yang dianggap tersangka menyinggung dirinya, yakni berbunyi "salah satu perbuatan keji adalah makan keringat uhang (orang), manfaatkan tenage uhang".

"Tersangka merasa disindir. Karena sama-sama tersinggung dan merasa tidak senang, antara korban dengan tersangka sempat terlibat cekcok. Korban sempat memukul tersangka," jelas dia.

2. Tersangka simpan parang di bawah kursi

foto hanya ilustrasi (pexels.com/NEOSiAM 2020)
foto hanya ilustrasi (pexels.com/NEOSiAM 2020)

Kesal dengan ulah korban, tersangka lantas kembali ke truk pengangkut abu yang dikendarainya. Ia mengeluarkan parang di bawah kursi kemudi lalu menghampiri korban. Korban sempat membela diri dengan memukul tersangka menggunakan batu, namun berhasil dihindari oleh korban.

"Tersangka langsung menebaskan senjatanya ke kepala korban mengalami luka di kepala. Saat itu korban dan tersangka dipisahkan oleh pekerja yang ada di sana," jelas dia.

3. Tersangka diamankan di Polres OKU

Ilustrasi Penjara (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Penjara (IDN Times/Mardya Shakti)

Tersangka belum sempat melarikan diri, usai lebih dulu diamankan oleh petugas keamanan setempat. Petugas keamanan melaporkan pembacokan ke Polres OKU.

"Korban sudah dilarikan ke rumah sakit, sedangkan tersangka diamankan Tim Reskrim Polres OKU. Tim masih menyelidiki kasus pembacokan ini," tutup Mardi.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Prediksi Ekonom Rupiah Anjlok ke Level Terendah, Dampaknya Berkepanjangan

29 Mei 2026, 19:21 WIBNews